Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Pemerintah Gandeng Pabrikan Otomotif Terkait Rencana Pembatasan Usia Kendaraan Pemerintah Gandeng Pabrikan Otomotif Terkait Rencana Pembatasan Usia Kendaraan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 05 July 2019 07:24 JAKARTA - Pemerintah akan mempelajari wacana pembatasan usia kendaraan bersama-sama dengan industri otomotif.Studi pembatasan usia kendaraan akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dengan para pabrikan mobil, yang diwakili oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Kolaborasi ini dilakukan sesegera mungkin.“Kami baru mau bicara dengan Kementerian Perhubungan,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo ketika diwawancarai usai konferensi pers terakhir GIIAS 2019 pada awal pekan ini di Jakarta.Seperti diketahui, wacana pembatasan usia kendaraan kembali digaungkan kementerian tersebut, tepatnya oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat, baru-baru ini. Namun, pembatasan dalam wacana tersebut hanya ditujukan bagi kendaraan komersial, khususnya angkutan umum. Artikel terkait Gaikindo Gelar Pameran Khusus Kendaraan Komersial Bulan Depan Berita Otomotif 06 February 2018 Kia Terlibat Masalah Internal, Tak Lagi Jadi Anggota Gaikindo Berita Otomotif 29 August 2018 465 Ribu Mobil Terjual di Indonesia Selama Januari-Juni 2022 Berita Otomotif 14 July 2022 Nangoi mendukung dan menilai maksud dari wacana ini amat positif. Menurutnya, hal tersebut bisa menciptakan keamanan dan kenyamanan lebih khususnya bagi masyarakat.Ini karena intensitas penggunaan komersial memang tinggi sekali. Bahkan, penggunaan kendaraan selama 24 jam sehari bukan hal aneh di sektor ini sehingga kondisinya sangat cepat aus jika dibandingkan mobil pribadi.“Umur kendaraan tidak bisa bohong. Orang juga kalau sudah tua, kan, tidak kuat disuruh lari terus. Ini untuk keamanan supaya jangan terjadi kecelakaan dan mogok di jalan. Kalau diperhatikan, banyak kemacetan di jalan juga terjadi karena kendaraan mogok. Kebanyakan di antaranya kendaraan komersial. Rasanya wajar, lah,” paparnya.Satu yang perlu diperhatikan dan diputuskan dengan sangat terukur adalah soal usia kendaraan maksimal. Nangoi mewanti-wanti agar waktunya tidak terlalu cepat, tapi juga jangan terlalu lama.Pemerintah, menurutnya, tidak bisa menentukan usia hanya dengan melihat peraturan serupa di luar negeri karena kondisinya sudah pasti berbeda. Inilah peran dari studi khusus antara pemerintah dengan pelaku industri.“Tentu saja nanti kami studi berapa tahun untuk truk, bus, dan lain-lain,” sambungnya.Alih FungsiNangoi menambahkan bahwa truk atau bus yang nantinya sudah mencapai usia maksimal belum tentu harus menjadi bangkai dan dibuang. Bisa juga, pemanfaatannya dialihfungsikan.“Contohnya, yang tadinya bus antar kota antar provinsi kemudian dimanfaatkan sebagai bus sekolah saja. Kecepatan cuma perlu 50-60 km/jam dan penggunaannya cuma pagi saat berangkat sekolah dan siang saat pulang. Daya angkutnya juga enggak terlalu berat. Untuk bus luar kota itu yang harus dalam kondisi prima,” jelas dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait studi pembatasan usia kendaraan gaikindo Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia pembatasan usia kendaraan Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Pemerintah Gandeng Pabrikan Otomotif Terkait Rencana Pembatasan Usia Kendaraan Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 05 July 2019 07:24 JAKARTA - Pemerintah akan mempelajari wacana pembatasan usia kendaraan bersama-sama dengan industri otomotif.Studi pembatasan usia kendaraan akan dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dengan para pabrikan mobil, yang diwakili oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Kolaborasi ini dilakukan sesegera mungkin.“Kami baru mau bicara dengan Kementerian Perhubungan,” ucap Yohannes Nangoi, Ketua Umum Gaikindo ketika diwawancarai usai konferensi pers terakhir GIIAS 2019 pada awal pekan ini di Jakarta.Seperti diketahui, wacana pembatasan usia kendaraan kembali digaungkan kementerian tersebut, tepatnya oleh Direktorat Jendral Perhubungan Darat, baru-baru ini. Namun, pembatasan dalam wacana tersebut hanya ditujukan bagi kendaraan komersial, khususnya angkutan umum. Artikel terkait Gaikindo Gelar Pameran Khusus Kendaraan Komersial Bulan Depan Berita Otomotif 06 February 2018 Kia Terlibat Masalah Internal, Tak Lagi Jadi Anggota Gaikindo Berita Otomotif 29 August 2018 465 Ribu Mobil Terjual di Indonesia Selama Januari-Juni 2022 Berita Otomotif 14 July 2022 Nangoi mendukung dan menilai maksud dari wacana ini amat positif. Menurutnya, hal tersebut bisa menciptakan keamanan dan kenyamanan lebih khususnya bagi masyarakat.Ini karena intensitas penggunaan komersial memang tinggi sekali. Bahkan, penggunaan kendaraan selama 24 jam sehari bukan hal aneh di sektor ini sehingga kondisinya sangat cepat aus jika dibandingkan mobil pribadi.“Umur kendaraan tidak bisa bohong. Orang juga kalau sudah tua, kan, tidak kuat disuruh lari terus. Ini untuk keamanan supaya jangan terjadi kecelakaan dan mogok di jalan. Kalau diperhatikan, banyak kemacetan di jalan juga terjadi karena kendaraan mogok. Kebanyakan di antaranya kendaraan komersial. Rasanya wajar, lah,” paparnya.Satu yang perlu diperhatikan dan diputuskan dengan sangat terukur adalah soal usia kendaraan maksimal. Nangoi mewanti-wanti agar waktunya tidak terlalu cepat, tapi juga jangan terlalu lama.Pemerintah, menurutnya, tidak bisa menentukan usia hanya dengan melihat peraturan serupa di luar negeri karena kondisinya sudah pasti berbeda. Inilah peran dari studi khusus antara pemerintah dengan pelaku industri.“Tentu saja nanti kami studi berapa tahun untuk truk, bus, dan lain-lain,” sambungnya.Alih FungsiNangoi menambahkan bahwa truk atau bus yang nantinya sudah mencapai usia maksimal belum tentu harus menjadi bangkai dan dibuang. Bisa juga, pemanfaatannya dialihfungsikan.“Contohnya, yang tadinya bus antar kota antar provinsi kemudian dimanfaatkan sebagai bus sekolah saja. Kecepatan cuma perlu 50-60 km/jam dan penggunaannya cuma pagi saat berangkat sekolah dan siang saat pulang. Daya angkutnya juga enggak terlalu berat. Untuk bus luar kota itu yang harus dalam kondisi prima,” jelas dia. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait studi pembatasan usia kendaraan gaikindo Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia pembatasan usia kendaraan
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...