Pedih! Didekati buat Investasi di Indonesia, Tesla Malah Pilih Malaysia

Berita Otomotif

Pedih! Didekati buat Investasi di Indonesia, Tesla Malah Pilih Malaysia

JAKARTA – Tesla dipastikan memilih Malaysia sebagai tempat berinvestasi di Asia Tenggara, meski Indonesia gencar mendekati mereka.

Tesla, menurut Nikkei Asian Review, resmi memulai aktivitas operasional mereka di Malaysia pada Kamis (20/7/2023).

Regional Director Tesla Isabel Fan menyatakan fokus Tesla di Malaysia merupakan bagian dari pengembangan terhadap industri mobil listrik regional. Lalu, alasan mereka memilih Malaysia adalah karena pemerintahan saat ini ‘mendukung kebijakan berorientasi masa depan’ di sektor tersebut.

Padahal, sejak beberapa tahun terakhir, Indonesia diketahui gencar mendekati Tesla agar mau menanamkan modal di Tanah Air.

Bahkan, Presiden Joko Widodo bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan sampai menyambangi Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk ke Amerika Serikat pada Mei 2022.

Presiden Jokowi dan Elon Musk

Lebih lanjut, Tesla telah menggelar penjualan daring (online) untuk Model Y serta Model 3 di Malaysia.

Merek mobil asal ‘Negeri Paman Sam’ itu juga akan membuat kantor pusat, juga Tesla Experience and Service Center untuk ikut serta dalam program BEV (Battery Electric Vehicle) Global Leaders Initiative yang diluncurkan pemerintah ‘Negeri Jiran’ pada Maret 2023 untuk mengundang investasi para pabrikan kendaraan listrik.

Negara ‘tetangga’ Indonesia ini sekarang sudah punya nyaris 1.000 stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) dan berencana membangun 10 ribu SPKLU pada 2025.

Kantor pusat Tesla plus Tesla Experience and Service Center nantinya berlokasi di Cyberjaya, Selangor. Negara bagian ini juga menjadi lokasi fasilitas manufakturing berbagai merek global semisal Toyota, Nissan, Honda, Volvo.

Tesla

Merek lain yang juga melakukan kegiatan perakitan di Malaysia ialah Porsche, BMW, Mercedes-Benz.

Tesla sendiri, menurut Fan, punya kapabilitas dalam membangun fasilitas pengisian daya super cepat.

Jenama ini pun melihat Malaysia sebagai negara yang sudah matang untuk menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur pengisian daya super cepat mereka di Asia Pasifik yang sekarang sudah berjumlah 2.000.

“Malaysia akan sangat menjadi bagian dari pengembangan tersebut,” tandas Fan.

Pedih bagi Indonesia, Elon Musk tidak hanya akan berinvestasi untuk Tesla di Malaysia. Mereka juga bakal membenamkan modal untuk Starlink, layanan satelit komunikasi bagi perusahaan roket SpaceX, di sana. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<< 



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang