Pandemi Bikin Motor Jarang Ditunggangi? Ini Tips Perawatannya di Rumah

Panduan Pembeli

Pandemi Bikin Motor Jarang Ditunggangi? Ini Tips Perawatannya di Rumah

JAKARTA - Pandemi Covid-19 hingga kini membuat mobilitas berkurang dan motor lebih sering berada di rumah. Dalam situasi ini, perawatannya harus lebih diperhatikan.

Perawatan motor tidak hanya dilakukan di bengkel resmi, tapi juga di rumah. Di tengah kondisi pandemi Covid-19, perawatan motor juga makin penting.

Soalnya, pada masa ini, para pekerja di sektor non-esensial terkadang harus bekerja secara jarak jauh dari tempat tinggal (work from home/WFH). Bagi anak sekolah atau mahasiswa, kebijakan belajar di rumah (study from home) juga masih berlaku.

Alhasil, intensitas pemakaian kendaraan bisa jadi tak sesering dulu.

Menurut Senior Service Advisor Yamaha Flagship Shop (FSS) Jakarta Hasan Ardiansyah, sebagian orang masih berpikir motor yang tidak sering dipakai bakal berusia awet. Padahal, anggapan tersebut salah.

“Justru, jika motor tidak dipakai, harus di-warm up setiap harinya agar tegangan arus listrik baterai atau aki dapat bersikulasi sehingga kondisi motor tetap prima. Jika tidak di-warm up setiap harinya, tegangan arus listrik baterai atau aki pada motor bisa menurun dan cenderung drop,” pungkas dia, seperti dikutip dari keterangan resmi.

6 Poin Perawatan Motor yang Jarang Digunakan

Berikut dijabarkan langkah-langkah perawatan motor yang jarang digunakan di rumah, menurut Yamaha FSS Jakarta:

  • Nyalakan serta panaskan mesinnya setiap hari selama 5-10 menit. Ini demi memastikan daya aki tetap terisi dan oli dalam mesin terus bersirkulasi.
  • Ketika memarkirkan motor di garasi, utamakan penggunaan main standar atau standar dua. Dengan melakukan ini, kedua ban menjadi lebih awet serta terjaga bentuknya. Kestabilan shock breaker motor juga bisa lebih terjaga karena tidak sering menopang beban di sebelah kiri.
  • Ketika motor tak sering dipakai, isi tangki bahan bakar secukupnya saja. Jika terlalu banyak, bensin dapat mengendap di tempat penyimpanan dan kualitasnya bakal berkurang.
  • Kalau motor akan ditinggalkan atau tidak digunakan dalam jangka waktu cukup lama, sebaiknya pemilik melepas termal negatif (kabel warna hitam) pada aki.
  • Pada motor-motor berteknologi Smart Key System, pemilik mesti memastikan Smart Key/Remote tidak dalam keadaan aktif. Fungsinya agar si roda dua tetap aman dari aksi pencurian kendaraan bermotor. Selain itu, baterai remote lebih hemat karena sinyal  tidak terus memancar.
  • Bakal lebih baik kalau tempat penyimpanan motor tidak langsung terpapar matahari maupun air hujan. Lebih sempurna lagi kalau garasi bisa ditutup sisi atas maupun samping. Dengan begitu, cat bodi maupun kaca speedo tidak cepat retak atau kusam. Selalu jaga pula motor dari serangga serta tikus karena hewan-hewan ini sering menyebabkan kerusakan pada kabel dan komponen kelistrikan. [Xan]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil bekas berkualitas <<<<<<<



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar