Nissan NP300 Navara, Tangguh Jinakkan Bencana

Review

Nissan NP300 Navara, Tangguh Jinakkan Bencana

BANDA ACEH – Sebutan kendaraan pekerja keras rasanya terlalu mengecilkan kemampuan Nissan NP300 Navara. Pasalnya dia lebih layak untuk disebut sebagai penakluk bencana.

Hal ini telah kami buktikan ketika melakukan test drive Nissan NP300 Navara di kawasan Sabang, Bireun, Takengon, Meulaboh-Banda Aceh.

Lantas, bagaimanakah ketangguhan mobil ini? Berikut ulasannya.

Desain

Kokoh. Satu kata tersebut dapat mewakili penampilan Nissan NP300 Navara. Navara memang telah didesain oleh Nissan agar sanggup menempuh segala medan, yang paling ekstrim sekalipun, dengan kondisi standar.

Nissan melengkapinya dengan ban berukuran 18 inch alloy wheel untuk tipe VL dan 16 inchi untuk tipe SL. Kedua ukuran tersebut diyakini mampu memenuhi kebutuhan para pelanggan Nissan yang pastinya lebih banyak di luar kota dibanding dengan kota besar.

Interior

Truk kabin ganda tentu lebih banyak menghadapi kondisi ekstrim. Hal ini disadari oleh Nissan dengan memberikan warna hitam sebagai dominasi warna interor kendaraan. Warna hitam diyakini dapat menyamarkan kotoran yang sangat mudah masuk ke dalam kabin.

Namun untuk tipe VL, Nissan membuat kabin sedikit lebih bergaya dibanding dengan SL. Pasalnya Nissan memberikan pelapis jok kulit pada tipe ini dan ditambah dengan perangkat audio yang lebih mumpuni jika dibandingkan SL.

“Tipe VL memang untuk mereka yang gemar berpetualang namun juga memerlukan kendaraan untuk sehari-hari,” ungkap Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy and Communication Division PT Nissan Motor Indonesia (NMI).

Mesin

Nissan NP300 Navara dilengkapi dengan mesin 2.5L turbodiesel intercooler yang mampu menghempaskan tenaga 160hp dan torsi sebesar 403 Nm. Angka ini cukup untuk menghadapi semua tantangan yang mungkin ditemui dijalan.

Perfoma

Seperti yang kami sampaikan diatas, bahwa status ‘Mobil Pekerja Keras’ terlalu mengecilkan kemampuan dari Nissan NP300 Navara ini. Pasalnya dalam pengujian, kami menghadapi kendala yang menantang.

Pada hari pertama pengujian, kami melalui Sabang, masih dalam rute normal. Di sini kondisi jalan terbilang berliku namun dalam kondisi baik. Perjalanan ditempuh dengan cukup lancar tanpa ada kendala berarti.

Demikian pula di hari kedua, di mana perjalanan cukup lancar. Namun tidak dapat dipungkiri ketika perjalanan malam hari, rute yang kami tempuh cukup sulit. Meski kondisi jalan rata-rata terbilang mulus, namun ada beberapa titik longsor di rute yang kami lalui. Selain itu, tidak adanya lampu penerangan ditambah dengan tidak adanya rambu lalu lintas juga membuat perjalanan semakin sulit. Beruntung, lampu yang disematkan oleh Nissan cukup menerangi perjalanan malam tersebut.

Hari ketiga merupakan perjalanan terbilang cukup sulit. Perjalanan yang seharusnya hanya dilalui dalam 4 jam, terpaksa kami lalui selama lebih dari 16 jam, akibat adanya kesalahan dari GPS yang kami gunakan. Perjalanan tersebut adalah perjanalan rute Takengon menuju Meulaboh.

Di rute ini, kemampuan Nissan NP300 Navara diuji tanpa henti. Pagi hingga siang perjalanan disuguhi dengan pemandangan indah, antara jurang, tebing, dan hijaunya hutan Aceh. Pemandangan tersebut hanya sedikit rusak ketika kami menemui beberapa titik longsor di tengah jalan.

Kami baru mengetahui bahwa kami salah jalan saat siang hari. Ketika itu seharusnya kami telah tiba di Meulaboh. Namun kami justru baru tiba di Kampung Batu Kapur, Gayo Lues. Daerah ini seharusnya tidak kami lalui. Di sana, rombongan disarankan untuk kembali atau menempuh jalan pintas dengan rute yang disebut ‘ngeri-ngeri sedap’ oleh penduduk setempat. Kami memutuskan untuk menempuh rute jalan pintas.

Awalnya, perjalanan berlangsung dengan normal hingga sore hari. Namun ternyata ada ‘tanjakan cinta’ dengan sudut kemiringan 45 derajat menghadang. Tim dari Nissan Mobil Indonesia yang mendampingi kami harus merelakan mobil X-Trail yang digunakan untuk kembali ke rute siang karena mobil tersebut tidak kuat menanjak.

Beruntung, Nissan Navara memiliki kemampuan mumpuni. Meski ada dalam kondisi standard, kendaraan ini dilengkapi dengan fitur untuk mengubah penggerak roda dari 2WD, 4H atau 4L.

Kami pun memindahkan penggerak 4H menjadi 4L. Mobil berdengung kencang dan mulai jalan merayap. Nissan NP300 Navara berhasil lolos dengan gemilang. Sayang, ternyata hambatan tidak berhenti di sana.

Perjalanan berlanjut dengan lintasan lebih menantang. Jalan hanya cukup 1 mobil dengan jurang di sebelah kiri, tebing di kanan, semak belukar di depan, matahari mulai condong ke barat dan cuaca mulai hujan rintik-tintik.

Semakin lama, hujan semakin deras. Namun tiba-tiba ada warga dengan menggunakan sepeda roda-dua yang menyalip rombongan. Cukup terkejut memang, melihat ada kendaraan roda-dua yang sanggup menempuh medan seberat itu. Namun kejutan tidak selesai disana. Beberapa kilometer kemudian, kami menemukan longsor yang menutupi jalan.

Longsor tersebut sebenarnya sudah sedikit dibersihkan oleh warga sekitar dan bisa dilalui untuk 1 mobil. Namun, tanjakannya terbilang curam, tanah gembur dengan jurang di sisi kiri kendaraan. Sekali lagi, Nissan NP300 Navara diuntungkan dengan adanya fitur yang lengkap. Adanya Hill Start Assist berhasil membantu mobil ini menanjak. Dan ketika menurun, Hill Descent Control berhasil menjaga kecepatan mobil agar tidak ‘bablas’.

Setelah semua mobil melalui longsoran, seketika kami mengira hambatan telah selesai. Sayangnya, Tuhan berkata lain. Ada sebuah pohon tumbang yang melintang menutupi jalan. Beruntung, warga pengguna sepeda motor yang melintasi kami masih di sana. Pria yang akrab disapa dengan panggilan pak Sabar ini menawarkan bantuan untuk mencari orang yang memiliki gergaji mesin di tengah hutan.

Sekali lagi kami beruntung. Tidak lama kemudian dia datang bersama 2 orang yang mau membantu kami kami menyingkirkan pohon tersebut. Baru setelah itu kami sadar bahwa pemilik gergaji mesin itu adalah pembalak liar.

Perjalanan kami lanjutkan kembali. Kondisi jalan sedikit membaik karena jalan mulai lebar namun masih berbatu dan menanjak. Saat menuju satu tanjakan, tiba-tiba terdengar teriakan dari HT yang ada di mobil “CRASH! CRASH! CRASH!” seketika itu pula, seluruh rombongan berusaha membantu mobil yang terperosok cukup dalam di parit.

Sekali lagi, keberuntungan masih ada di pihak kami. Meski tidak memiliki tali, namun sebagaimana mobil 4WD, mobil tersebut berhasil recovery kembali. Hebatnya, mobil hanya penyok pada bagian depan, namun sisi-sisi kendaraan justru tidak lecet.

Perjalanan kembali dilanjutkan dan ternyata kami berada di Taman Nasional Gunung Leuser. Di mana ada sebuah pengumuman bahwa pembalakan liar adalah ilegal dan alam dapat membalasnya dengan banjir dan tanah longsor. Ironisnya, perjalanan ke depan tergeletak banyak kayu setengah jadi sisa-pembalakan liar.

Setelah bertemu dengan aspal, rombongan pun langsung menjajal mobil dengan kecepatan penuh. Tidak hanya bertenaga di jalan rusak, mobil ini masih dapat diandalkan untuk ngebut-ngebutan. Tercatat, kecepatan berhasil mencapai 180 km/jam.

Kesimpulan

Mobil yang lebih layak mendapat julukan ‘Mobil Penakluk Bencana’ ketimbang ‘Mobil Pekerja Keras’ ini tentu pantas untuk mereka yang butuh kendaraan tangguh. Tak hanya tangguh di medan berat, namun medan hutan dan bencana pun telah diarungi. Tidak hanya varian tinggi, namun varian terendahnya pun menunjukkan kemampuannya tidak dapat dipandang sebelah mata.

Untuk mendapatkannya, Nissan NP300 Navara dibanderol dengan harga Rp 415 juta untuk tipe VL M/T dan Rp 430 juta untuk VL A/T. sementara untuk tipe SL, mobil ini dibanderol dengan harga Rp 380 juta. [Adi/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support