Nissan Beberkan Kunci Sukses Mobil Listrik LEAF

Berita Otomotif

Nissan Beberkan Kunci Sukses Mobil Listrik LEAF

YOKOHAMA – Pada Desember 2015, Nissan LEAF merayakan ulang tahun kelima dan sekaligus penjualan 200 ribu unit di dunia.

Otomatis, dengan angka sebesar itu Nissan LEAF merupakan mobil listrik terlaris dunia. Amerika Serikat menjadi pasar terbesar pertama dengan 90 ribu unit, berikutnya Jepang 50 ribu unit dan Eropa 40 ribu unit.

Populasi Nissan LEAF mengantarkan para pelanggannya berkelana lebih dari 1,2 miliar kilometer atau setara dengan 2600 pejalanan dari bumi ke bulan.

Artikel bersambung dibawah

Dengan dua ratusan ribu Nissan LEAF, artinya 328,482 ton CO2 tidak mencemari udara bumi.

Keberadaan mobil ramah lingkungan ini semakin diakui, sebab Nissan mengembangkan kemampuan baterai hingga memiliki daya sebesar 30 kWh.

Diakui oleh Nissan, baterai tersebut tahan terhadap suhu dan memiliki kapasitas penyimpanan lebih baik. Baterai tersebut mampu menempuh jarak 280 kilometer dalam satu kali pengisian ulang. Selanjutnya baterai ini menjadi kunci keberhasilan mobil listrik Nissan di masa depan.

Nissan sangat menyadari mobil listrik adalah mobil masa depan yang akan banyak beredar di jalan. Wajar Nissan ‘berlari’ kencang membuat mobil listrik agar lebih baik.

Norihiko Hirata, Deputy General Manager Battery System Engineering Group Nissan, menjelaskan kunci pengembangan kinerja baterai adalah desain serta bahan kimia di dalamnya. Hal tersebut menjadi kunci untuk memperluas pasar mobil listrik.

Selanjutnya apa yang telah diberikan Nissan untuk kemajuan dunia otomotif global? Berikut kami jabarkan penjelasan Hirata terkait mobil listrik Nissan.

  1. Apa yang membuat baterai mobil listrik Nissan kompetitif saat ini?
    Pada tahun 1992, Nissan telah memulai pengembangan baterai lithium-ion. Kami telah mengantisipasi bahwa baterai lithium-ion, adalah bendamemiliki energi tinggi untuk menyalakan mobil.
    Penelitian kami mendorong kami untuk mengembangkan struktur sel dilaminasi asli, yang memiliki beberapa keunggulan. Hal ini relatif murah, memiliki struktur sederhana dengan struktur kerja lebih sedikit, ringan dan tipis, dan dapat dengan mudah dirancang agar sesuai dengan bentuk mobil. Pengembangan baterai memakan banyak waktu, membutuhkan eksperimen dan pengujian. Kami lebih maju dalam hal pengembangan baterai lithium-ion, kami telah mengumpulkan lebih banyak data, dan itu sebabnya kami merek pertama dengan menyuguhkan baterai berdaya 30 kWh. Selama ini telah 200.000 mobil listrik Nissan LEAF terjual di seluruh dunia. Dan nol kecelakaan karena masalah baterai.
    Karena baterai ukurannya kecil (compact) menyimpan sejumlah besar energi, perlindungan pengguna sangat penting. Di Nissan, kami membagi keselamatan EV menjadi tiga kategori mekanik, listrik dan termal, serta kami memeriksa semua jenis situasi mengemudi dan jenis kecelakaan yang dapat terjadi setiap saat. Kami melakukan R&D untuk memastikan keamanan di masing-masing kategori.
    Sebagai contoh, kami melakukan tes ketat untuk mempelajari seberapa baik baterai saat mobil terlibat tabrakan, apa yang diperlukan untuk menjaga baterai agar tidak panas, dan jika panas yang dihasilkan apakah pengamanan kami akan mencegah baterai dari kerusakan. Data hasil pengujian diakumulasi, kami dapat dengan bangga mengatakan bahwa setelah lima tahun dan lebih dari 200.000 unit terjual di seluruh dunia, Nissan LEAF tidak pernah mengalami kecelakaan karena masalah baterai.
  2. Tolong jelaskan kemajuan baterai 30 kWh?
    Peningkatan besar dalam berkendara adalah mampu menempuh jarak 280 km. Dengan kapasitas penyimpanan 25% lebih banyak dari baterai sebelumnya, baterai baru ini bisa menempuh jarak sekitar 280 km dengan proses pengisian sekitar 30 menit sampai terisi 80 persen. Garansi 160.000 km atau lebih dari delapan tahun. Baterai yang dirancang untuk mobil listrik memiliki kapasitas besar dan daya tahan lama serta bisa diisi melalui listrik rumahan.
  3. Improvisasi apa yang akan kami lihat pada baterai Nissan LEAF dalam waktu dekat?
    Menempuh jarak 600 km dalam satu dalam pengisian ulang penuh bukan hal mustahil. Baterai lithium-ion Nissan LEAF akan terus berkembang. Nissan sedang melakukan R&D pada bahan yang menurut kami akan meningkatkan kapasitas dan mengurangi resistensi internal, yang akan mempersingkat waktu pengisian baterai. Tujuan kami adalah untuk mencapai driving range hinga 600 km.Ini adalah titik di mana kinerja mobil listrik dapat memicu transformasi dalam kehidupan masyarakat. Teknologi kami menciptakan sebuah mobil listrik tanpa masalah, tidak hanya pada mobil listrik juga mobil hybrid dan plug-in hybrid. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

Source: Otospirit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual