Nasib Isuzu Panther di Ujung Tanduk

Berita Otomotif

Nasib Isuzu Panther di Ujung Tanduk

JAKARTA – Produksi Isuzu Panther rencananya akan dihentikan oleh PT Isuzu Astra Motors Indonesia (IAMI).

Meski berdasarkan hasil studi yang dilakukan IAMI mengklaim bahwa brand image dari Isuzu Panther di Indonesia sangat kuat, namun bukan berarti model tersebut akal kekal di Indonesia. Setelah tidak ada pengembangan model sejak 18 tahun lalu, penjualan Isuzu Panther semakin lama semakin tergerus dan mengakibatkan IAMI mulai membuka opsi untuk menghentikan produksi mobil tersebut.

Ada kemungkinan (dihentikan produksinya). Kami sudah mempelajari kemungkinannya, sampai saat ini masih belum diputuskan jadi bisa tetap lanjut atau bukan tidak mungkin dihentikan (produksinya),” ungkap Jap Ernando Demily, Vice President Director IAMI di Jakarta.

Hal ini terpaksa dilakukan karena meski Isuzu Panther memiliki peminat yang terbilang baik di Indonesia, namun secara global mobil tersebut sudah kehilangan pamor. Akibatnya, pihak principal kurang memperhatikan pengembangan dari mobil tersebut.

“Kami sudah melakukan survey di Indonesia dan brand imagenya kuat sekali. Konsumen masih banyak yang mau. Hasil survey ini disampaikan ke principal hanya saja mereka itu berpikirnya untuk global, sementara MPV hanya besar di Indonesia. Mereka pun harus benar-benar berpikir karena satu kali kami berinvestasi, nilainya ratusan miliar,” ungkap Jap Ernando Demily, Vice President Director IAMI.

Ia pun mengatakan bahwa melakukan investasi pengembangan kendaraan, khususnya di segmen MPV tidaklah mudah. Pasalnya MPV hanya laris di Indonesia sehingga bila gagal, maka perusahaan akan mengalami kerugian besar.

“Kalau investasi di sedan, tidak laku di Indonesia, mereka masih bisa impor ke negara lain karena di pasar global masih laku. Tapi kalau MPV itu berbeda. MPV itu indonesia. Kalau tidak laku di Indonesia, ya berat. Mau dikirim kemana?,” tambahnya.

Tak hanya itu, Ia pun melihat bahwa kondisi Indonesia saat ini juga tidak terlalu menguntungkan bagi Isuzu Panther. Salah satu alasan paling mendasar adalah harga BBM yang saat ini sama sekali berbeda dengan masa-masa keemasan Isuzu Panther.

“Situasainya sudah berbeda. Dulu Isuzu Panther sukses karena harga solar terjangkau. Meski demikian, kami tetap akui bahwa Isuzu Panther adalah mobil fenomenal, karena tanpa perlu ditawarkan orang-orang datang sendiri untuk membelinya," tutup Ernando. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual