Mobil dengan Relaksasi PPnBM 100% Semakin Sulit Dibeli

Berita Otomotif

Mobil dengan Relaksasi PPnBM 100% Semakin Sulit Dibeli

JAKARTA – Relaksasi PPnBM yang diberikan Pemerintah untuk sejumlah kendaraan tertentu rupanya berhasil membuat tenaga penjual kendaraan kebingungan.

Hal ini karena stok kendaraan yang tersedia, khususnya untuk SUV sudah habis terjual. Kalau pun ada unit maka pelanggan tidak memiliki banyak pilihan baik dari merk, harga maupun tipe kendaraannya. Kondisi ini diungkapkan oleh salah satu tenaga penjual mobil Honda di Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2021.

“Tinggal ada Honda Mobilio saja, itu pun hanya satu unit karena ada pelanggan yang membatalkan pemesanannya. Kalau mau model lain seperti Honda HRV atau Honda BR-V maka harus menunggu hingga bulan Juni-Juli nanti,” ungkapnya beberapa waktu lalu.

Kondisi serupa juga disampaikan oleh tenaga penjual dari Toyota. Tenaga penjual yang kami temui mengaku bahwa semua kendaraan yang terkena relaksasi PPnBM khususnya untuk Toyota Rush telah habis stoknya.

“Kalau mau pesan sekarang, nanti dapatnya bulan Juni-Juli. Itu artinya bisa mendapatkan keringanan pajak 50%. Kalau untuk diskonnya, bisa diberikan tambahan sekitar Rp 1 juta hingga Rp 3 Juta,” terangnya kemudian.

Penawaran tersebut menurutnya masih menguntungkan karena artinya pelanggan akan mendapatkan atrian awal untuk relaksasi pajak 50%. Sehingga pelanggan bisa mendapatkan unit lebih cepat.

“Kalau sekarang ini kan memang sedang menghabiskan atrian yang sudah ada sejak bulan lalu. Ini pun belum selesai semua sementara relaksasi pajak 100% sudah selesai akhir Mei 2021 nanti,” tambahnya kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pemerintah memberikan relaksasi pajak untuk mengembalikan kondisi industri otomotif di Indonesia. Relaksasi ini pun disambut positif masyarakat yang langsung melakukan pembelian kendaraan.

Berdasarkan Ketetapan Menteri Perindustrian nomor 169 tahun 2021, terdapat 21 jenis tipe kendaraan dari enam pabrikan yang ditetapkan mendapatkan pembebasan PPnBM dengan skema dan jangka waktu tertentu.

Penetapan 21 jenis tipe kendaraan dilakukan setelah produsen kendaraan menyampaikan dokumen komitmen pemenuhan persyaratan pembelian komponen lokal minimum 70 persen, dan kesanggupan untuk dilakukan proses verifikasi pemenuhan persyaratan tersebut dengan melibatkan surveyor independen.



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar