Merasakan Kenyamanan dan Performa Mesin Hyundai Staria

Review

Merasakan Kenyamanan dan Performa Mesin Hyundai Staria

JAKARTA – Kurang puas rasanya jika tidak merasakan kenyamanan dan performa mesin yang ditawarkan oleh Hyundai Staria.

Beruntung Mobil123.com mendapatkan kesempatan mencicipi langsung kenyamanan dan performa mesin Hyundai Staria dalam sesi test drive yang diadakan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) belum lama ini.

Rute test drive yang kami lalui cukup panjang, Jakarta-Bandung pulang pergi. 

Lantas seperti apa kenyamanan dan performa mesin dari Hyundai Staria?

Merasakan Perfoma Hyundai Staria

Saat pertama kali melihatnya secara langsung, jujur saja Hyundai Staria terlihat sangat besar. Meski demikian, untuk masuk ke dalam kabin, termasuk ke kursi pengemudi kami tidak terlalu, karena ada pijakan yang bisa dimanfaatkan.

Meski Hyundai Staria lebih mengutamakan kenyaman pada penumpang belakang khususnya di bangku baris kedua, tapi kenyamanan pada kursi pengemudi terbilang cukup baik. Pasalnya pengemudi bisa mengatur posisi duduknya dengan mudah berkat electric seat yang tersedia. Ini tentunya memudahkan pengemudi dalam mendapatkan posisi mengemudi paling ideal.

Dengan body-nya yang besar, maka posisi duduk pengemudi juga terasa lebih tinggi dan jarak pandang pun terbilang baik.

Kaca spion berukuran lebar pada sisi kendaraan juga cukup untuk meningkatkan jarak pandang ke belakang.

Merasakan Perfoma Hyundai Staria

Jarak pandang tersebut pun meningkat berkat beragam fitur keselamatan. Salah satu yang paling berfungsi adalah Blind-Spot View Monitor (BVM). Fitur ini menampilkan sudut buta pengemudi yang tidak tercover kaca spion samping melalui kamera yang terhubung dengan layar informasi di depan pengemudi.

Saat pengemudi menyalakan lampu sein ke kiri, maka layar informasi yang menampilkan kecepatan akan berubah menjadi gambar dari kamera. Demikian pula bila menyalakan sein kanan, maka layar informasi RPM juga akan berganti.

Ketika berada di jalan tol, kami juga merasakan fitur Lane Keeping Assist (LKA) yang berguna untuk memastikan mobil tetap berada di lajur yang benar. Fitur ini memang berfungsi dengan baik, tapi sayangnya, menurut kami koreksi kendaraan ketika keluar lajur sedikit terlalu lama ketimbang yang kami harapkan.

Merasakan Perfoma Hyundai Staria

Hyundai Staria dilengkapi mesin berkapasitas 2.199 cc, 4 silinder, CRDi yang dikawinkan dengan transmisi otomatis 8 percepatan shift by wire. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 174 hp pada 3.800 rpm dengan torsi maksimum 430 Nm pada 1.500 – 2.500 rpm.

Di atas kertas, mesin tersebut memang seharusnya bisa menjawab beragam tantangan di jalan. Hal tersebut terbukti saat kami melalui beragam kondisi jalan di sepanjang jalan Jakarta-Bandung.

Mesin diesel tersebut cukup menjawab kebutuhan saat harus berakselerasi dengan cepat. Demikian juga saat harus melibas tanjakan, mesin dapat memberikan tenaga tanpa kesulitan.

Meski suspensi kendaraan tidak seempuk harapan kami, tapi mobil masih terasa nyaman dan tidak limbung walau dibawa dengan kecepatan tinggi.

Menariknya lagi, meski berukuran besar, Hyundai Staria tetap terasa lincah saat harus mencari celah di tengah kepadatan jalan.

Tentunya dengan segala kenyamanan dan performa mesin yang ditawarkan, Hyundai Staria bisa menjadi sebuah pilihan menarik untuk pecinta MPV Premium. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar