Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli Menentukan Harga Jual Mobil Bekas Gampang-gampang Susah, Ini Tipsnya Menentukan Harga Jual Mobil Bekas Gampang-gampang Susah, Ini Tipsnya Panduan Pembeli Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 12 August 2021 20:43 Faktor yang mesti diperhatikan ketika menentukan harga jual mobil bekas cukup beragam. Jika kurang cermat, mobil bekas yang Anda ingin jual bisa kalah dari ‘lapak sebelah’ karena faktor harga.Diler-diler mobil bekas pastinya relatif piawai dalam menentukan harga jual. Bahkan, kisaran banderol untuk kebanyakan model di pasar mobil bekas mungkin saja ‘di luar kepala’, khususnya untuk model-model yang populer.Tapi, belum tentu demikian halnya untuk para penjual individu. Mereka ini umumnya adalah pemilik langsung yang ingin melego kendaraan, karena berbagai alasan, seperti butuh uang, tidak jadi pakai, atau ingin membeli kendaraan baru.Para penjual individu ini mesti mempertimbangkan betul banderol yang dipasang untuk kendaraan seken mereka. Soalnya, diler-diler mobil bekas turut menjadi pesaing mereka ketika menjajakan kendaraan di situs jual-beli daring (online).Berbagai Faktor dalam Menentukan Harga Jual Mobil BekasHarga jual kembali untuk satu model dengan model lainnya bisa berbeda-beda, meskipun berasal dari satu segmen serta tahun perakitan yang sama. Penyebabnya beragam, misalnya saja depresiasi harga untuk model tersebut maupun kondisinya.Agar tidak salah dalam mematok harga, berikut Mobil123.com sajikan tips menentukan harga jual mobil bekas berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber:Cari Tahu Depresiasi Harga dari Model TersebutMobil adalah salah satu contoh barang konsumsi yang harganya selalu turun dari tahun ke tahun. Bahasa ekonominya disebut sebagai depresiasi harga.Pengecualian terjadi pada beberapa kasus. Misalnya saja supercar yang diproduksi sangat terbatas atau model sangat ikonik dengan kapasitas produksi yang sangat jomplang dengan permintaan.Contoh gampang dari anomali di atas, yang sedang terjadi saat ini di Indonesia, adalah Suzuki Jimny. Harga sekennya malah dijual lebih mahal oleh pedagang mobil bekas.Hampir semua model produksi massal lainnya mengalami depresiasi. Model-model dari merek Jepang umumnya mengalami depresiasi harga paling kecil untuk pasar Tanah Air, karena sejauh ini kendaraan keluaran mereka paling digemari konsumen dalam negeri.Pada tahun pertama, depresiasinya antara 10-15 persen. Lalu, pada tahun berikutnya penyusutan antara 5-10 persenan.Tapi patut diketahui bahwa, rumus ini tidaklah ajek. Persentase depresiasi amat dipengaruhi oleh seberapa laris model itu di pasar mobil baru. Semakin tidak laris, semakin besar potensi depresiasinya meskipun berasal dari merek ‘Negeri Matahari Terbit’.Apalagi kalau model yang ingin dijual sudah didiskontinu.Cek Kisaran Harganya di Pasar Mobil BekasPara konsumen di pasar mobil bekas kabarnya relatif lebih sensitif terhadap perbedaan harga, daripada para pembeli mobil baru. Karena itu, adanya selisih harga dengan harga pasaran memunculkan potensi kendaraan seken Anda kalah saing dengan barang dagangan dari penjual lain.Cek kisaran harga dari model yang Anda ingin jual, untuk tahun rakitan yang sama. Catat pula kisaran harga termurah dan tertingginya.Telisik, apakah unit dengan harga termurah punya kondisi yang baik dan siap langsung pakai atau ada kekurangan-kekurangan di berbagai aspek, seperti lecet bodi, perlu perbaikan teknis, maupun status pajak yang mati.Patut pula diketahui kalau harga mobil yang terlampau murah dibandingkan harga pasar dapat dicurigai punya problem yang cukup banyak.Sadari Kondisi Mobil AndaKondisi mobil seken yang bakal dijual juga amat menentukan pemosisian harganya. Karena itulah, sadari betul kondisi mobil Anda sebelum memasang banderol. Semakin banyak atau rumit problem yang dimiliki, semakin kecil harga yang bisa Anda patok.Beruntung jika kondisi kendaraan Anda prima, rutin menjalani servis berkala di bengkel resmi, punya jarak tempuh wajar atau relatif rendah, serta tidak mengalami tabrakan atau kebanjiran sama sekali, karena harga jual kembalinya semakin maksimal.Kondisi Perekonomian dan Kebijakan Pemerintah Bisa MempengaruhiTerakhir, Anda perlu melihat kondisi perekonomian maupun kebijakan pemerintah. Soalnya, aspek ini bisa mendukung pemberian harga jual kembali yang maksimal atau malah sebaliknya.Contohnya, saat pandemi Covid-19 sekarang ini, ketika daya beli konsumen menurun karena lebih mementingkan hal-hal yang vital atau menabung terlebih dahulu. Pemerintah pun sedang memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk beragam mobil baru rakitan lokal, baik yang berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah atau 1.501-2.500 cc.Sebagai dampaknya, harga seken dari model-model yang menikmati insentif akhirnya drop.Tips Agar Harga Mobil Bekas Anda MaksimalTentu saja, bakal sangat menyenangkan jika harga jual kembali mobil bekas Anda bisa mencapai potensi maksimalnya. Dengan begitu, uang yang Anda dapat ketika menjualnya bisa lebih banyak—meski tentunya tak sebanyak ketika membelinya pertama kali.Berikut ini hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk menjaga harga jual kembali kendaraan, seperti disarikan dari artikel di situs resmi Mitsubishi Motors Indonesia:Rawat Bodi MobilSejak awal membeli, berikan perawatan pada bodi mobil semaksimal mungkin. Ketika mengemudikannya, jaga betul agar kendaraan tidak tergores, lecet-lecet, apalagi sampai tabrakan.Soalnya, bodi yang tak mulus karena baret atau lecet bisa menurunkan harga jual kembali antara 5-10 persen dari nominal seharusnya. Untuk yang pernah terlibat insiden tabrakan, harga jual kembali bisa turun hingga 15 persen.Selalu Servis di Bengkel ResmiMemang, biaya servis di bengkel resmi setelah garansi habis lebih mahal daripada bengkel umum. Tetapi, selalu memilih bengkel resmi ketika melakukan servis berkala sangat menguntungkan untuk harga jual kembali kendaraan.Ini karena catatan servisnya bakal terekam dengan sangat baik. Servis dan perbaikan juga selalu dilakukan sesuai standar dari pabrikan.Terakhir, suku cadang yang digunakan pastinya selalu orisinal.Dokumen Kendaraan Lengkap dan Status Pajak HidupDi pasar mobil bekas, ada saja risiko menemukan unit dengan masalah legalitas. Karena itu, surat-surat kendaraan yang tidak lengkap pasti menurunkan harga jual kembalinya.Simpan dengan baik faktur pembelian, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).Tersedianya buku manual serta buku servis akan menjadi nilai tambah tersendiri. Demikian pula dengan adanya perangkat standar kendaraan seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk mobil keluaran terkini, perangkat P3K, dan tool kit darurat.Usia Mobil Maksimal Lima TahunAkan lebih baik jika mobil yang berniat Anda jual berumur tak lebih dari lima tahun. Alasannya, biaya servis maupun perbaikan unit dengan rentang umur demikian umumnya belum banyak dan tak memerlukan biaya besar.Kendaraan berusia di atas lima tahun bakal membutuhkan penggantian komponen yang relatif mahal. Ini membuat pemilik barunya perlu menyiapkan biaya perbaikan relatif besar pula.Jika Memungkinkan, Jaga Jarak Tempuh KendaraanPernah dengar cap bahwa mobil bekas taksi adalah ‘mobil capek’? Ini karena jarak tempuhnya amat tinggi dan hal tersebut mempengaruhi harga jual kembalinya menjadi relatif di bawah rata-rata harga pasar.Semakin jauh jarak tempuh mobil, semakin ‘dikuras’ pula kemampuan mesin dan segala komponen di sistem penggerak. Karena itu, jagalah jarak tempuh mobil demi memaksimalkan harga jual kembalinya. Tentu, hal ini harus diikuti dengan perawatan mobil yang baik seperti pada poin kedua.Mendapatkan SertifikasiMobil bekas yang mendapatkan sertifikasi dari pabrikan resmi bakal punya harga jual kembali yang amat terjaga.Beberapa merek sudah menyediakan layanan ini, misalnya saja Mitsubishi, Toyota, Suzuki. [Xan/Ses] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait jual mobil mobil bekas menentukan harga jual mobil bekas tips menjaga harga jual kembali mobil Harga Mobil Bekas. pedagang mobil bekas Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Menentukan Harga Jual Mobil Bekas Gampang-gampang Susah, Ini Tipsnya Panduan Pembeli Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 12 August 2021 20:43 Faktor yang mesti diperhatikan ketika menentukan harga jual mobil bekas cukup beragam. Jika kurang cermat, mobil bekas yang Anda ingin jual bisa kalah dari ‘lapak sebelah’ karena faktor harga.Diler-diler mobil bekas pastinya relatif piawai dalam menentukan harga jual. Bahkan, kisaran banderol untuk kebanyakan model di pasar mobil bekas mungkin saja ‘di luar kepala’, khususnya untuk model-model yang populer.Tapi, belum tentu demikian halnya untuk para penjual individu. Mereka ini umumnya adalah pemilik langsung yang ingin melego kendaraan, karena berbagai alasan, seperti butuh uang, tidak jadi pakai, atau ingin membeli kendaraan baru.Para penjual individu ini mesti mempertimbangkan betul banderol yang dipasang untuk kendaraan seken mereka. Soalnya, diler-diler mobil bekas turut menjadi pesaing mereka ketika menjajakan kendaraan di situs jual-beli daring (online).Berbagai Faktor dalam Menentukan Harga Jual Mobil BekasHarga jual kembali untuk satu model dengan model lainnya bisa berbeda-beda, meskipun berasal dari satu segmen serta tahun perakitan yang sama. Penyebabnya beragam, misalnya saja depresiasi harga untuk model tersebut maupun kondisinya.Agar tidak salah dalam mematok harga, berikut Mobil123.com sajikan tips menentukan harga jual mobil bekas berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber:Cari Tahu Depresiasi Harga dari Model TersebutMobil adalah salah satu contoh barang konsumsi yang harganya selalu turun dari tahun ke tahun. Bahasa ekonominya disebut sebagai depresiasi harga.Pengecualian terjadi pada beberapa kasus. Misalnya saja supercar yang diproduksi sangat terbatas atau model sangat ikonik dengan kapasitas produksi yang sangat jomplang dengan permintaan.Contoh gampang dari anomali di atas, yang sedang terjadi saat ini di Indonesia, adalah Suzuki Jimny. Harga sekennya malah dijual lebih mahal oleh pedagang mobil bekas.Hampir semua model produksi massal lainnya mengalami depresiasi. Model-model dari merek Jepang umumnya mengalami depresiasi harga paling kecil untuk pasar Tanah Air, karena sejauh ini kendaraan keluaran mereka paling digemari konsumen dalam negeri.Pada tahun pertama, depresiasinya antara 10-15 persen. Lalu, pada tahun berikutnya penyusutan antara 5-10 persenan.Tapi patut diketahui bahwa, rumus ini tidaklah ajek. Persentase depresiasi amat dipengaruhi oleh seberapa laris model itu di pasar mobil baru. Semakin tidak laris, semakin besar potensi depresiasinya meskipun berasal dari merek ‘Negeri Matahari Terbit’.Apalagi kalau model yang ingin dijual sudah didiskontinu.Cek Kisaran Harganya di Pasar Mobil BekasPara konsumen di pasar mobil bekas kabarnya relatif lebih sensitif terhadap perbedaan harga, daripada para pembeli mobil baru. Karena itu, adanya selisih harga dengan harga pasaran memunculkan potensi kendaraan seken Anda kalah saing dengan barang dagangan dari penjual lain.Cek kisaran harga dari model yang Anda ingin jual, untuk tahun rakitan yang sama. Catat pula kisaran harga termurah dan tertingginya.Telisik, apakah unit dengan harga termurah punya kondisi yang baik dan siap langsung pakai atau ada kekurangan-kekurangan di berbagai aspek, seperti lecet bodi, perlu perbaikan teknis, maupun status pajak yang mati.Patut pula diketahui kalau harga mobil yang terlampau murah dibandingkan harga pasar dapat dicurigai punya problem yang cukup banyak.Sadari Kondisi Mobil AndaKondisi mobil seken yang bakal dijual juga amat menentukan pemosisian harganya. Karena itulah, sadari betul kondisi mobil Anda sebelum memasang banderol. Semakin banyak atau rumit problem yang dimiliki, semakin kecil harga yang bisa Anda patok.Beruntung jika kondisi kendaraan Anda prima, rutin menjalani servis berkala di bengkel resmi, punya jarak tempuh wajar atau relatif rendah, serta tidak mengalami tabrakan atau kebanjiran sama sekali, karena harga jual kembalinya semakin maksimal.Kondisi Perekonomian dan Kebijakan Pemerintah Bisa MempengaruhiTerakhir, Anda perlu melihat kondisi perekonomian maupun kebijakan pemerintah. Soalnya, aspek ini bisa mendukung pemberian harga jual kembali yang maksimal atau malah sebaliknya.Contohnya, saat pandemi Covid-19 sekarang ini, ketika daya beli konsumen menurun karena lebih mementingkan hal-hal yang vital atau menabung terlebih dahulu. Pemerintah pun sedang memberikan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) untuk beragam mobil baru rakitan lokal, baik yang berkapasitas mesin 1.500 cc ke bawah atau 1.501-2.500 cc.Sebagai dampaknya, harga seken dari model-model yang menikmati insentif akhirnya drop.Tips Agar Harga Mobil Bekas Anda MaksimalTentu saja, bakal sangat menyenangkan jika harga jual kembali mobil bekas Anda bisa mencapai potensi maksimalnya. Dengan begitu, uang yang Anda dapat ketika menjualnya bisa lebih banyak—meski tentunya tak sebanyak ketika membelinya pertama kali.Berikut ini hal-hal yang perlu Anda lakukan untuk menjaga harga jual kembali kendaraan, seperti disarikan dari artikel di situs resmi Mitsubishi Motors Indonesia:Rawat Bodi MobilSejak awal membeli, berikan perawatan pada bodi mobil semaksimal mungkin. Ketika mengemudikannya, jaga betul agar kendaraan tidak tergores, lecet-lecet, apalagi sampai tabrakan.Soalnya, bodi yang tak mulus karena baret atau lecet bisa menurunkan harga jual kembali antara 5-10 persen dari nominal seharusnya. Untuk yang pernah terlibat insiden tabrakan, harga jual kembali bisa turun hingga 15 persen.Selalu Servis di Bengkel ResmiMemang, biaya servis di bengkel resmi setelah garansi habis lebih mahal daripada bengkel umum. Tetapi, selalu memilih bengkel resmi ketika melakukan servis berkala sangat menguntungkan untuk harga jual kembali kendaraan.Ini karena catatan servisnya bakal terekam dengan sangat baik. Servis dan perbaikan juga selalu dilakukan sesuai standar dari pabrikan.Terakhir, suku cadang yang digunakan pastinya selalu orisinal.Dokumen Kendaraan Lengkap dan Status Pajak HidupDi pasar mobil bekas, ada saja risiko menemukan unit dengan masalah legalitas. Karena itu, surat-surat kendaraan yang tidak lengkap pasti menurunkan harga jual kembalinya.Simpan dengan baik faktur pembelian, Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).Tersedianya buku manual serta buku servis akan menjadi nilai tambah tersendiri. Demikian pula dengan adanya perangkat standar kendaraan seperti APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk mobil keluaran terkini, perangkat P3K, dan tool kit darurat.Usia Mobil Maksimal Lima TahunAkan lebih baik jika mobil yang berniat Anda jual berumur tak lebih dari lima tahun. Alasannya, biaya servis maupun perbaikan unit dengan rentang umur demikian umumnya belum banyak dan tak memerlukan biaya besar.Kendaraan berusia di atas lima tahun bakal membutuhkan penggantian komponen yang relatif mahal. Ini membuat pemilik barunya perlu menyiapkan biaya perbaikan relatif besar pula.Jika Memungkinkan, Jaga Jarak Tempuh KendaraanPernah dengar cap bahwa mobil bekas taksi adalah ‘mobil capek’? Ini karena jarak tempuhnya amat tinggi dan hal tersebut mempengaruhi harga jual kembalinya menjadi relatif di bawah rata-rata harga pasar.Semakin jauh jarak tempuh mobil, semakin ‘dikuras’ pula kemampuan mesin dan segala komponen di sistem penggerak. Karena itu, jagalah jarak tempuh mobil demi memaksimalkan harga jual kembalinya. Tentu, hal ini harus diikuti dengan perawatan mobil yang baik seperti pada poin kedua.Mendapatkan SertifikasiMobil bekas yang mendapatkan sertifikasi dari pabrikan resmi bakal punya harga jual kembali yang amat terjaga.Beberapa merek sudah menyediakan layanan ini, misalnya saja Mitsubishi, Toyota, Suzuki. [Xan/Ses] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait jual mobil mobil bekas menentukan harga jual mobil bekas tips menjaga harga jual kembali mobil Harga Mobil Bekas. pedagang mobil bekas
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...