Malaysia Susul Indonesia dan Vietnam Produksi Xpander, Ada Apa Ini?

Berita Otomotif

Malaysia Susul Indonesia dan Vietnam Produksi Xpander, Ada Apa Ini?

JAKARTA – Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang meluncurkan dan memproduksi Mitsubishi Xpander. Namun, dua negara ‘tetangga’ di kawasan Asia Tenggara yaitu Vietnam dan Malaysia kemudian ikut merakit kendaraan tersebut, meski jarak mereka berdekatan dengan Indonesia serta memiliki perjanjian perdagangan bebas.

Malaysia menjadi negara ketiga di dunia--dan juga di ASEAN--yang mengumumkan rencana perakitan lokal Xpander. Hal tersebut, menurut pernyataan pers di situs resmi Mitsubishi Malaysia pada Selasa (8/9/2020), dilakukan terkait rencana peluncuran Xpander dalam waktu dekat, tahun ini juga.

“Xpander diproduksi lokal agar dapat memenuhi permintaan konsumen Malaysia. Model ini akan memiliki harga jual kompetitif untuk para keluarga serta pecinta petualangan yang mencari kendaraan tujuh penumpang nyaman plus praktis demi membuat perjalanan mereka menyenangkan. Warga Malaysia dapat melakukan booking (pemesanan) secepatnya,” papar Tomoyuki Shinnishi, Chief Executive Officer of Mitsubishi Motors Malaysia (MMM).


Sekadar mengingatkan, Xpander menjalani debut global pada 10 Agustus 2017 dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS). Multi purpose vehicle (MPV) yang amat mirip sport utility vehicle (SUV) ini dibuat di pabrik baru Mitsubishi di Cikarang, Bekasi.

Awalnya, kapasitas produksi total pabrik 160 ribu unit, dengan 80 ribu unit di antaranya untuk Xpander. Mulai April 2018, kendaraan yang sempat menghebohkan pasar otomotif nasional ini lalu diekspor ke berbagai negara, mulai dari sesama negara ASEAN seperti Vietnam hingga ke yang jauh seperti Bolivia serta Mesir.


Bahkan, pada Oktober 2018, Mitsubishi Motors Corporation mengumumkan rencana penambahan kapasitas produksi total pabrik Cikarang menjadi 220 ribu unit pada 2020 karena permintaan kuat Xpander di pasar ekspor. Sebanyak 160 ribu unit di antaranya disiapkan khusus bagi model tersebut.

Akan tetapi, pada September 2019, pabrikan berlogo tiga berlian itu memutuskan memproduksi lokal Xpander di Vietnam. Setahun setelahnya, Malaysia menyusul.

“Model rakitan lokal pertama MMM adalah SUV kompak ASX di Tan Chong Motors Assembly Segambut pada Januari 2014. Lalu, September 2017, model produksi dalam negeri kedua ialah SUV tujuh penumpang Outlander, juga buatan pabrik yang sama. Sekarang adalah tonggak sejarah baru bagi MMM dengan kedatangan plus perakitan Xpander di fasilitas yang berlokasi di Pekan, Pahang,” ujar Shinnishi.


Baik Vietnam dan Malaysia masih terikat dalam perjanjian perdagangan bebas dengan Indonesia, sebagai sesama negara ASEAN. Ini membuat komoditas yang diperdagangkan antarnegara di dalam region tidak dikenakan bea masuk, sehingga tak membebani harga jual. Belum diketahui, apa alasan di balik desentralisasi perakitan Xpander di region tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar