Makin Ramai! Hyundai Siapkan 4 Model Baru untuk Indonesia Hingga 2022

Berita Otomotif

Makin Ramai! Hyundai Siapkan 4 Model Baru untuk Indonesia Hingga 2022

JAKARTA – Chief Operating Officer Hyundai Motor Asia Pacific Lee Kang Hyun menyinggung rencana peluncuran empat model baru di Indonesia sejak akhir tahun ini hingga 2022. Introduksi keempat di pasar otomotif Nusantara bakal terjadi setelah pabrik baru mereka di Cikarang, Bekasi bisa mulai merakit kendaraan secara massal.

“Akhir tahun ini kami akan meluncurkan model ICE (Internal Combustion Engine/mesin pembakaran internal) satu model dulu. Terus, tahun depan, ada rencana mengeluarkan dua model ICE dan satu model mobil listrik,” papar dia dengan bahasa Indonesia yang fasih dalam Investor Daily Summit 2021 yang disiarkan via YouTube beberapa waktu lalu.

Sayangnya, dia tidak membocorkan identitas detail dari model-model tersebut. Hanya disebutkan kemudian bahwa mobil listrik Hyundai dijadwalkan mengaspal pada akhir kuartal satu 2022.

“Sekitar Maret, kami akan meluncurkan (mobil listrik) CKD (Completely Knock Down) buatan Indonesia,” tegas dia.

Sekadar mengingatkan, Hyundai memang makin serius menggarap Indonesia. Prinsipal mereka turun langsung menangani bisnis dengan membentuk PT. Hyundai Motor Indonesia (HMID).

Sejak 2020 hingga detik ini, HMID berturut-turut merilis empat model anyar. Ada duo mobil listrik Ioniq-Kona EV plus SUV Palisade serta Santa Fe facelift.

Hyundai Santa Fe Facelift, salah satu model baru Hyundai pada 2021

Kantor pusat Hyundai Asia Pasifik sejak tahun lalu juga pindah dari Malaysia ke Indonesia. Merek asal Korea Selatan ini juga membangun pabrik perakitan mobil bermesin konvensional maupun mobil listrik di negara ini.

“Pada 2020 Hyundai sudah mulai membangun pabrik di Deltamas, Cikarang dan kira-kira investasinya USD 1,5 miliar. Kapasitasnya 150-250 ribu unit per tahun. Luasnya kira-kira 77 hektare. Dalam pembangunan pabrik Hyundai di Cikarang, selama 1,5 tahun sudah selesai pembangunan (gedung) dan pemasangan mesin-mesin. Jadi memang tahun ini, kira-kira pada Mei, sudah mulai pilot production,” tandas Kang Hyun lagi.

Dalam kesempatan itu, Kang Hyun menyebut fokus mereka ke mobil listrik. Menurutnya, pasar mobil listrik akan berkembang cukup pesat dalam jangka menengah di industri otomotif global.

“Mungkin 2020 hanya 2 juta unit dan besar pasarnya 3 persen doang. Tapi ini mungkin akan membesar pada 2030. Total penjualan mobil listrik menjadi 30 juta. Dari total (penjualan) kendaraan, kira-kira 31 persennya,” pungkas dia. [Xan/Had]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar