Luhut: Jokowi Jadi Ketemu CEO Tesla Elon Musk, Tempat Lagi Diatur

Berita Otomotif

Luhut: Jokowi Jadi Ketemu CEO Tesla Elon Musk, Tempat Lagi Diatur

JAKARTA - Presiden Joko Widodo benar-benar jadi berjumpa dengan Chief Executive Officer (CEO) Tesla Elon Musk, menurut salah satu menterinya.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan rencana pertemuan Jokowi--sapaan akrab Joko Widodo--dengan Musk masuk dalam agenda kunjungan kerja ke Amerika Serikat.

‘RI 1’ pergi ke negara adikuasa tersebut untuk bertemu dengan Presiden Joe Biden, Wakil Presiden Kamala Harris, para pemimpin negara Asia Tenggara, hingga para CEO perusahaan besar pada 11-13 Mei 2022.

“Kami sedang mengatur di mana pertemuan tersebut akan terjadi,” kata Luhut dalam konferensi pers virtual, seperti dilaporkan Reuters baru-baru ini.

Elon Musk Bertemu Luhut Binsar Pandjaitan April 2022

Luhut sudah terlebih dahulu menghampiri Elon Musk pada 26 April kemarin di Gigafactory Tesla, Austin, Texas. Di sana, ia mempresentasikan potensi Indonesia dalam rantai suplai kendaraan listrik global.

Tesla, pabrikan mobil listrik terbesar dunia, sejak 2020 diketahui tertarik berinvestasi di Tanah Air. Namun, hingga kini, niat tersebut mengambang dan bahkan sempat dikabarkan batal.

Dalam pertemuan di Texas, Musk berjanji kepada Luhut untuk mengatur jadwal dan menemui Jokowi, ketika sang presiden melakukan kunjungan kerja ke ‘Negeri Paman Sam’ bulan ini.

Menurut informasi terbaru dari Luhut, pertemuan Jokowi dengan Elon Musk bakal membicarakan akselerasi pengembangan industri nikel plus suplai baterai kendaraan listrik.

Jokowi

Sekadar mengingatkan, Indonesia merupakan negara dengan cadangan nikel terbanyak di dunia. Sumber daya alam ini sendiri merupakan salah satu bahan baku utama baterai lithium-ion di dalam mobil maupun motor listrik.

Perwakilan Tesla, tambah Luhut lagi, kini malah sudah berada di Indonesia. Di antara aktivitas mereka adalah mengunjungi Morolowali yang menjadi tempat produksi nikel.

“Mereka sangat puas dengan data-data yang sejauh ini mereka terima,” tegas Luhut.

Indonesia berambisi menjadi aktor penting dalam industri mobil listrik dunia maupun komponennya. Berbagai insentif fiskal serta non-fiskal disiapkan bagi mobil listrik, konsumen, maupun pabrikannya.

Berbagai pihak sudah menyambut kebijakan tersebut. Misalnya saja Hyundai, Toyota, Suzuki, Mitsubishi, LG Energy Solutions, hingga CATL. [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang