Lima Kebiasaan Penyebab AC Rusak

Panduan Pembeli

Lima Kebiasaan Penyebab AC Rusak

JAKARTA – Fitur  Air Conditioner (AC) sangat penting jika berkendara di negara-negara tropis seperti Indonesia. Fitur tersebut menjadi salah satu faktor peningkat kenyamanan berkendara.

Dengan pemakaian yang benar, onderdil AC dapat bertahan sekiranya 2-3 tahun. Namun jika perilaku pengguna kendaraan buruk, hal tersebut bisa membuat usia pakai AC lebih cepat dari biasanya. Berikut ini kebiasaan buruk yang dapat merusak AC.

Membiarkan kaca terbuka
Kebiasaan ini akan membuat kinerja kompresor semakin berat, karena sulit mendapatkan temperatur ideal dalam kendaraan. Hal ini semakin parah jika dibarengi dengan kegiatan merokok. Filter kabin yang seharusnya mampu bertahan 3 bulan, kini menjadi lebih singkat akibat perilaku buruk tersebut.

Pewangi
Umumnya bengkel spesialis AC tidak menyarankan pewangi berbentuk gel. Hal ini dikarenakan benda tersebut dapat menguap lalu mengendap di evaporator. Agar tidak merusak AC, sebaiknya pemilik kendaraan menggunakan cara yang lebih natural. Pewangi jenis ini dapat ditemui pada daun pandan dan bubuk kopi.

Makan dan minum dalam kendaraan
Kebiasaan buruk satu ini kerap dilakukan para komuter. Demi mengusir rasa jenuh karena macet, mereka kerap makan dan minum dalam kendaraan. Tidak jarang kebiasaan tersebut menyisakan remah sisa makanan ataupun minuman. Hasilnya muncul aroma tidak sedap pada kabin dan membuat filter cepat kotor. Guna menjaga kualitas udara dalam kabin, sesekali hidupkan AC sambil membuka semua kaca jendela selama 10 menit. Gunakan vacuum cleaner untuk membersihkan sisa makanan dua minggu sekali. Hal ini berguna untuk mengurangi risiko gangguan pernafasan.

Mematikan mesin dalam kondisi AC hidup
Perilaku ini banyak dilakukan oleh pengendara secara sengaja atau tidak. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada aki dan sistem kelistrikan AC. Perilaku buruk tersebut dapat merusak jika dilakukan terus menerus. Saat kunci kontak diputar ke posisi ON, AC akan langsung bekerja. Akibatnya stater mendapat beban lebih besar saat hendak menghidupkan mesin.

Menyalakan AC dalam kecepatan tinggi
Kebiasaan buruk ini kerap terjadi saat kendaraan sedang melaju di jalan bebas hambatan. Perlu diingat adalah AC bekerja dengan melibatkan seperangkat komponen. Jika diaktifkan dalam kecepatan tinggi, dikhawatirkan akan dapat merusak komponen seperti kipas, belt bahkan kompresor.

Berlakulah bijak jika ingin AC kendaraan kesayangan Anda tetap awet. Perawatan berkala setiap enam bulan dapat mengawetkan usia pakai AC. Perilaku yang baik juga dapat membuat berkendara menjadi nyaman. [Dew/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter


Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support