LCGC dan LMPV Sumbang 50% Kredit Macet Adira Finance

Berita Otomotif

LCGC dan LMPV Sumbang 50% Kredit Macet Adira Finance

JAKARTA – Mobil murah Low Cost Green Car (LCGC) dan LMPV (Low MPV) menyumbang 50 persen Non Performing Finance (NPF) dari Adira Finance.

Hafid Hadeli selaku Direktur Utama Adira Finance mengatakan bahwa dua jenis tersebut di atas menyumbang 50 persen NPF. Sementara pembelian mobil yang masih berstatus Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) juga tidak semuanya berjalan mulus.

“Mobil berharga di bawah Rp 200 juta masih menyumbang NPF kami. Sekitar 50 persen penjualan mobil jenis itu kerap mengalami kemacetan pembayaran. Biasanya dari SPK yang jadi mungkin setengahnya (50 persen),” ucap Hafid di Jakarta (31/08/2017)

Menurutnya pembelian mobil secara inden memiliki potensi besar konsumen berpindah ke lain hati. Terlebih jika unit mobil yang dipesan terlalu lama dikirim ke pelanggan. Di balik itu, aplikasi pengajuan pembelian mobil tidak sepenuhnya diterima oleh perusahaan pembiayaan terutama Adira Finance.

“SPK inden, apalagi yang bayarnya cuma 500 ribu, kalau konsumen nunggunya kelamaan, mereka langsung ganti mobil dan unsur itu selalu ada. Tapi kredit yang tidak kita setujui selalu ada sekitar 10 hingga 20 persen,” jelas Hafid.[Dew/Ari]



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual