Kia Sorento Plug-in Hybrid, SUV Bongsor dan Rendah Emisi

Mobil Baru

Kia Sorento Plug-in Hybrid, SUV Bongsor dan Rendah Emisi

SEOUL – All-New Kia Sorento Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) diluncurkan oleh KIA Motors untuk pertama kalinya. Kia Sorento Plug-in Hybrid akan dijual pada tahun 2021 di Eropa.

Varian baru ini diklaim sebagai varian Sorento paling rendah emisi dan menjadi varian kedua Sorento  berlistrik setelah Sorento Hybrid.

SUV ini menggabungkan kepraktisan tertinggi dengan biaya pengoperasian rendah dan tenaga yang tinggi, serta memperluas daya tarik SUV segmen-D.

Pabrikan asal Korea Selatan ini menanam mesin bensin turbo dengan baterai kapasitas tinggi dan motor listrik bertenaga tinggi, guna memberikan pengemudi berkendara sepenuhnya listrik tanpa emisi di jarak pendek.

Kia Sorento Plug-in Hybrid

Varian ini berbasis generasi keempat Kia Sorento yang memang dirancang agar bisa menggendong powertrain listrik. Kabin dan bagasinya diklaim tetap luas. Bahkan, varian ini tetap bisa mengangkut 5 atau 7 penumpang.

Volume bagasi yang disodorkan oleh Sorento PHEV 7-seater sebesar 809 liter dan varian 5-seater 898 liter dengan jok-jok baris kedua berdiri. Di dalam model 7-seater, dengan semua jok berada di posisi masing-masing, maka kapasitas bagasinya menjadi 175 liter (sementara versi Sorento Hybrid 179 liter).

Mesin 1.6-litre T-GDi (Turbocharged Gasoline Direct injection) menghasilkan tenaga 180 PS dan torsi 265 Nm. Jantung mekanis tersebut dikawinkan dengan baterai polimer lithium-ion 13.8kWh dan satu motor listrik bertenaga 66.9 kW (90 HP) dan bertorsi 304 Nm.

Penggabungan komponen-komponen powertrain di atas memungkinkan Sorento PHEV memuntahkan tenaga 265 PS dan torsi 350 Nm.

Tenaga dikirim ke empat roda melalui transmisi otomatis 6-percepatan. Transmisi memungkinkan tenaga penuh dari mesin dan motor untuk ditransfer secara paralel, dengan kehilangan energi minimal. Hasilnya adalah respons akselerasi langsung pada kecepatan berapa pun, dan akses langsung ke daya baterai yang tersedia pada kecepatan lebih tinggi.

Kia Sorento PHEV mewakili penggunaan pertama Kia Motors atas sistem pendingin air baterai independent dalam PHEV, memastikan manajemen panas yang optimal dan efisiensi untuk paket baterai tegangan tinggi. Untuk motor listrik 66,9 kW, rotor mendapat manfaat dari proses laminasi dua tahap baru untuk mengurangi tingkat kebisingan dan getaran.

Kia Sorento PHEV

Kia Sorento Plug-in hybrid dibekali dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) untuk membantu mereduksi banyak bahaya dan tekanan yang melekat saat mengemudi. ADAS terdiri dari sejumlah teknologi:

  1. Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) dengan deteksi pejalan kaki, pesepeda dan kendaraan dan FCA Junction, yang mendeteksi kendaraan-kendaraan di simpangan ketika berbelok
  2. Blind-Spot View Monitor (BVM)
  3. Surround View Monitor (SVM) and Blind-spot Collision-Avoidance Assist (BCA)
  4. Intelligent Speed Limit Assist (ISLA)
  5. Smart Cruise Control with Stop&Go (SCC) dan Navigation-based SCC (NSCC)
  6. Lane Following Assist (LFA)
  7. Driver Attention Warning (DAW)
  8. Highway Driving Assist (HDA)
  9. Rear View Monitor (RVM) dengan Reverse Parking Collision-Avoidance Assist (PCA)
  10. Rear Cross-traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA)

Satu lagi fitur keselamatan inovatif dan penting adalah Safe Exit Assist (SAE) yang mencegah pintu membuka jika mobil mendeteksi datangnya bahaya dari belakang seperti sepeda atau kendaraan lain.

Sorento juga mengimplementasikan sistem Multi-Collision Brake, yang memungkinkannya untuk mengurangi tingkat keparahan tabrakan sekunder. Sistem secara otomatis menerapkan rem ketika kantung udara telah mengembang (deploy) setelah tabrakan awal, yang selanjutnya melindungi penumpang dari benturan depan atau samping sekunder.

“Kia Sorento Plug-in Hybrid melengkapi jajaran Sorento generasi keempat, dan merupakan salah satu dari dua model berlistrik yang tersedia untuk para pengemudi Eropa. Varian ini menggunakan powertrain turbo hybrid untuk meningkatkan kinerja, sekaligus mengurangi dampak lingkungan dan biaya pengoperasian mobil. Model plug-in semakin populer di seluruh Eropa, dan Sorento baru akan menjadi salah satu model listrik paling luas, praktis, dan serbaguna yang tersedia,” kata Pablo Martinez Masip, Director of Product Planning and Pricing at Kia Motors Europe.

Model ini akan diproduksi di pabrik Hwasung, Korea Selatan, dan akan dijual pada awal 2021 di daratan Eropa. Garansinya 7 tahun atau 100.000 kilometer. Jadwal penjualan tepatnya, spesifikasi dan harga akan diumumkan kemudian. [Idr]



Indra Prabowo

Indra Prabowo

Senang menulis mobil dan sepedamotor dari sisi kendaraan itu sendiri hingga perkembangan teknologi. Dia sendiri paling menyukai jika disodorkan SUV untuk dibawa ke mana dia suka, tentu saja medan offroad.


Berita Utama


Komentar