Kebiasaan Buruk dalam Merawat Mobil yang Bikin Cepat Rusak

Panduan Pembeli

Kebiasaan Buruk dalam Merawat Mobil yang Bikin Cepat Rusak

Tanpa disadari banyak pemilik mobil melakukan kebiasaan buruk dalam merawat kendaraannya. Sehingga berakibat mobil berumur pendek dan cepat rusak.

Merawat mobil merupakan satu hal penting yang perlu dilakukan supaya mobil dalam kondisi prima. Tetapi, kalau kebiasaan buruk baik berkendara maupun dalam merawat mobil masih dilakukan bakalan sia-sia. Dari kebiasaan lalai ini membuat pengeluaran semakin besar dan banyak bagian mobil yang harus diperbaiki.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini uraian singkat mengenai kebiasaan buruk merawat mobil yang harus dihindari agar kendaraan selalu dalam kondisi sehat dan nyaman untuk dikendarai. 

Malas Melakukan Servis Berkala di Bengkel Resmi

Kebiasaan buruk malas melakukan servis berkala di bengkel resmi sangat memengaruhi kondisi mobil terutama bila sudah melewati kilometer tertentu yang disarankan oleh pabrikan.

Banyak alasan dari kebiasaan jelek ini dilakukan oleh pemilik mobil. Mulai dari lokasi bengkel yang jauh dari rumah, hingga merasa mobil tidak mengalami masalah.

Berdasarkan buku manual, sebenarnya mobil harus menjalani perawatan setiap 10 ribu km atau 6 bulan sekali tergantung mana yang tercapai lebih dahulu.

Mobil Parkir di Bawah Sinar Matahari Langsung 

Kebiasaan buruk memarkirkan kendaraan di area terbuka tanpa atap dan terkena sinar matahari langsung dapat membuat cat mudah pudar.

Sebagai solusi sederhananya, selalu gunakan cover supaya mobil tidak terkena sinar matahari langsung.

Merokok di Kabin Mobil 

Kebiasaan jelek satu ini pasti ada saja yang melakukannya terutama buat yang hobi merokok. Tentu saja, pengaruhnya sangat besar ke AC, terlebih asap rokok bisa membuat interior mobil jadi cepat kusam. 

Jika tak ingin interior cepat kusam, sebaiknya tidak merokok selama mengemudi atau di dalam mobil.

Gunakan filter kabin untuk menyaring kotoran dan debu di dalam mobil. 

Terakhir, bersihkan mobil secara berkala supaya kebersihan kabin terjaga dan perawatan mobil pun tidak sia-sia.

Parkir di Bawah Pohon 

Memarkirkan mobil di bawah pohon adalah pilihan paling utama, karena teduh dan sedikit tertutup sehingga mobil tidak terkena sinar matahari langusung.

Namun, tanpa disadari parkir mobil di bawah pohon berisiko merusak lapisan cat mobil karena seaktu-waktu ranting pohon bisa saja jatuh. Apalagi jika pohon mengeluarkan getah, bila sudah menempel di body mobil akan sulit untuk dihilangkan.

Malas Cek Tekanan Angin Ban 

Salah satu kebiasaan yang sebenarnya mudah tapi malas untuk dilakukan adalah cek tekanan angin ban.

Sebenarnya ini hal mudah, tapi karena faktor malas dan sibuk  membuat  pemilik mobil enggan untuk melakukan pengecekan. Alhasil bisa berakibat mobil jadi boros BBM sampai ban cepat rusak. 

Untuk itu cek tekanan angin pada ban secara berkala setiap dua minggu sekali terutama ban yang diisi dengan nitrogen atau seminggu sekali untuk ban yang diisi angin biasa, supaya tahu perkembangan angin ban mobil kalian. 

Melewati Lubang Tanpa Pelankan Laju Mobil 

Jangan pernah melewati lubang dengan kecepatan normal apalagi tinggi. Karena hal tersebut bisa merusak kaki-kaki mobil. 

Selain dengan mengurangi kecepatan juga membantu kamu dalam merawat kaki-kaki mobil seperti suspensi dan bagian lain yang bergantung pada penggerak mobil tersebut. Supaya tidak cepat rusak dan tetap awet. 

Lupa Ganti Wiper 

Saat musim hujan tiba sebaiknya ganti wiper kalau sudah aus atau getas, tapi kalau sampai kelupaan ganti, kaca mobil bisa baret dan berakhir dengan perbaikan di salon bahkan hal terburiknya harus ganti kaca jika baret sudah dalam.

Kebanyakan pemilik mobil jarang sekali memeriksa kondisi karet wiper sebelum berpergian atau saat merawat mobil. 

Setelah sapuan dari karet wiper dirasakan mulai tidak maksimal, langsung saja ganti dengan wiper baru dan pastikan sesuai dengan ukuran agar sapuan wiper saat hujan tetap maksimal. 

Jarang Mengecek Oli dan Cairan di Mobil

Hal penting tapi sering luput dan berisiko buruk apabila kita lalai, karena jarang cek kondisi oli dan cairan lain pada mobil.

Kebiasaan lupa cek oli dan cairan pada mobil bakal menimbulkan banyak masalah yang berakhir mobil harus ganti parts ataupun harus turun mesin apabila oli yang berada di mesin berkurang.

Untuk itu, rajin mengecek kondisi oli dan cairan di dalam mobil supaya kondisinya tetap prima dan perawatan mobil tidaklah mahal. 

Tidak Pernah Lihat Ruang Mesin 

Cek ruang mesin secara berkala terutama jika mobil lama tidak digunakan. Ini penting dilakukan untuk memastikan ruang mesin bersih dan terbebas dari hewan pengerat seperti tikus. 

Sebaiknya cek seminggu sekali dan selalu bersihkan agar kondisi mesin tetap segar dan terlihat menarik.

Dengan cek kondisi ruang mesin justru kita merawat mobil agar tetap prima dan cepat mengetahui kondisi mesin saat itu. Sehingga bisa melakukan antisipasi sebelumnya dengan perbaikan atau perawatan mobil. (AP/ )




Berita Utama


Komentar