Kaleidoskop 2022: Daihatsu Sigra dan LCGC Lainnya Tak Lagi Bebas Pajak

Berita Otomotif

Kaleidoskop 2022: Daihatsu Sigra dan LCGC Lainnya Tak Lagi Bebas Pajak

JAKARTA – Keistimewaan model-model low cost green car (LCGC) yang bebas pajak hilang mulai 2022.

Sekadar mengingatkan, LCGC merupakan segmen yang diinisiasi pemerintah pada 2013.

Segmen ini berisi model-model bermesin konvensional dengan kapasitas kecil (maksimal 1.2-liter untuk mesin bensin) dan memiliki efisiensi bahan bakar minyak yang bisa mencapai lebih dari 20 km per liter.

Selama bertahun-tahun, mereka menikmati keistimewaan berupa bebas Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). Adapun daftar model LCGC yang masih bertahan hingga kini adalah Toyota Agya, Toyota Calya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Honda Brio Satya.

Privilese itu berakhir di tahun bershio macan air ini. Menurut catatan pemberitaan Mobil123.com, ini semua ‘gara-gara’ skema PPnBM terbaru untuk mobil yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019 juncto PP Nomor 74 Tahun 2021.

LCGC, Honda Brio Satya

Di dalam skema itu, Agya, Calya, Ayla, Sigra, plus Brio Satya dikenakan PPnBM 3 persen. Meski begitu, besaran tarif PPnBM LCGC masih menjadi yang jauh lebih rendah dibandingkan mobil-mobil bermesin konvensional lain yang dimulai dari 15 persen.

Beban PPnBM LCGC hanya kalah dari mobil-mobil elektrifikasi yang dimulai dari 0-12 persen, tergantung dari jenis teknologi serta besaran emisi gas buangnya.

Harusnya, tarif PPnBM 3 persen bagi LCGC berlaku mulai tahun lalu.

Namun, kebijakan tersebut mundur sampai Oktober 2022 karena segmen tersebut ikut diberikan insentif ‘diskon’ PPnBM selama dua nyaris tahun (2021 dan 2022) sebagai upaya memacu penjualan mobil di tengah pandemi Covid-19.

LCGC, Toyota Calya

LCGC sendiri masih merupakan salah satu segmen kendaraan terlaris yang turut menyokong pasar mobil di Tanah Air.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan retail (distribusi diler ke konsumen) Agya, Calya, Ayla, Sigra, serta Brio Satya secara akumulatif berkontribusi 17,7 persen dari total penjualan mobil nasional. Adapun volumenya mencapai 160.569 unit.

Pasar mobil nasional sepanjang 11 bulan pertama 2022 sendiri menyentuh 909.653 unit atau naik 19,4 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy). [Xan]

>>>>> https://www.mobil123.com/mobil-baru-dijual/indonesia" style="box-sizing: border-box;cursor:pointer; line-height:inherit !important">Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang