Jasa Marga: Pengguna Tol di Jabodetabek Menurun Drastis

Berita Otomotif

Jasa Marga: Pengguna Tol di Jabodetabek Menurun Drastis

JAKARTA – Jasa Marga mengakui bahwa jumlah pengguna jalan tol selama pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) menurun drastis.

Hal ini disampaikan oleh Reza Febrianto, Division Head Jasa Marga Regional JabodetabekJabar. Menurutnya, penurunan jumlah kendaraan tersebut bertahap sejak pertengahan bulan Maret 2020 hingga saat ini.

“Dari tanggal 16 hingga 22 Maret 2020, di gerbang-gerbang utama kami yang berbatasan dengan wilayah Barat, Timur dan Selatan. di gerbang Cikampek Utama terjadi penurunan sekitar 12 persen, Cikupa minus 14 persen dan gerbang Ciawi 2, minus 19 persen,” terang Reza.

Penurunan terus terjadi pada hari-hari berikutnya dan semakin besar setelah itu. Pada periode 16 Maret hingga 13 April 2020 penurunan Gebang tol Cikampek utama yang membatasi Jabotabek ke arah timur mengalami penurunan traffic sebesar 27%, kemudian di Cikupa minus 26%, dan gerbang tol Ciawi 2 minus 35%.

“Kalau dirata-rata, cukup signifikan terkait dengan penurunan ini. Secara total, untuk ruas metropolitan Jabotabek ini hingga saat ini terjadi penurunan sekitar minus 45%,” tambahnya kemudian.

Sejak diumumkannya kasus pertama Covid-19 di awal Maret, sejumlah kebijakan memang langsung dikeluarkan untuj menghambat mobilitas. Dengan mobilitas yang menurun maka diharapkan penularan Covid-19 akan tertahan.

Mobilitas masyarakat semakin menurun sejak himbauan Work From Home yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Langkah tersebuat semakin membuat mobilitas menjadi lebih menurun dibandingkan sebelumnya.

Kini, mobilitas masyarakat semakin ditekan dengan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah. Pemerintah juga telah melarang masyarakat yang berada di zona merah dan wilayah PSBB untuk mudik ke daerah masing-masing. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi jumlah penularan Covid-19 di Indonesia. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar