Sebagian Lajur Tol Jakarta-Cikampek Ditutup karena Proses Pelebaran

Berita Otomotif

Sebagian Lajur Tol Jakarta-Cikampek Ditutup karena Proses Pelebaran

KARAWANG - Regional Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), pengelola Jalan Tol Jakarta-Cikampek akan melakukan Pekerjaan Pembongkaran Variable Message Sign (VMS) pada KM 49+200 arah menuju Jakarta (Jalur B).

Pembongkaran ini dilakukan karena akan ada pekerjaan pelebaran atau penambahan lajur pada jalan tol Jakarta-Cikampek KM 49+100 sampai dengan KM 49+700 pada arah menuju Jakarta. Lokasi VMS yang melintang pun menjadikan proses pembongkaran harus dilakukan secara hati-hati.

Proses penutupan lajur pada jalan tol menuju Jakarta akan dimulai pada hari Selasa (14/04) dengan periode window time pukul 22.00 sampai dengan 05.00 WIB. Pada saat proses pengangkatan panel VMS, akan dilakukan penutupan jalur menuju Jakarta dalam 3 tahap selama kurang lebih 10 menit per tahapnya.

Untuk mengantisipasi kepadatan, Regional JTT bekerja sama dengan Kepolisian telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup lajur 2 dan 3 arah Jakarta dan contraflow secara situasional dengan titik awal KM 53+200 sampai dengan KM 48+300 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

Regional JTT pun telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Cikampek arah Cikampek dan arah Jakarta. Sayangnya mereka tidak menyebutkan berapa lama pekerjaan ini akan berlangsung.

Tol Jakarta-Cikampek merupakan salah satu jalan tol paling sibuk di Indonesia. Kepadatan inilah yang membuat Pemerintah melaksanakan pembangunan Tol Layang Jakarta-Cikampek yang akhirnya diresmikan pada bulan Desember 2019. Dengan ini diharapkan kepadatan Tol Jakarta-Cikampek dapat terbagi lebih rata. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar