Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 24 November 2021 14:14 TANGERANG – ‘Diskon’ Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah, yang menurunkan harga jual mobil baru, kemungkinan masih bisa dinikmati pada 2022.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, ketika menemani Presiden Joko Widodo berkunjung ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, membeberkan insentif PPnBM yang mereka berikan kepada para pabrikan roda empat berpotensi dilanjutkan tahun depan.“Tadi Bapak Presiden menyampaikan bahwa program PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah—Red) yang akan berakhir pada Desember 2021 bisa saja dievaluasi. (Untuk diperpanjang) bisa saja,” ujar dia dalam pameran yang berlangsung pada 11-21 November kemarin di Serpong, Tangerang itu.Sekadar mengingatkan, kebijakan yang beberapa kali direvisi sepanjang 2021 tersebut terbagi menjadi dua kategori. Pertama adalah insentif PPnBM 100 persen pada Maret-Desember bagi mobil-mobil 1.500 cc ke bawah yang dirakit di dalam negeri dengan komponen lokal minimal 60 persen. Artikel terkait Tenang, Harga Xpander & Xpander Cross Facelift Masih Dapat Diskon PPnBM Berita Otomotif 09 November 2021 Duh, Pasar Dinilai Bisa Syok kalau Diskon PPnBM Mobil Baru Langsung Dicabut Berita Otomotif 09 December 2021 Inden Panjang Daihatsu karena Diskon PPnBM Membaik Setelah Lebaran Berita Otomotif 26 April 2021 Kedua ialah insentif PPnBM 50 persen atau 25 persen (tergantung jenis sistem penggerak roda) pada April-Desember bagi mobil-mobil rakitan dalam negeri berkapasitas 1.501-2.500 cc. Tingkat kandungan komponen lokalnya pun sekurang-kurangnya mesti 60 persen.Harga model-model kendaraan penumpang yang berhak mendapatkan stimulus itu pun akhirnya turun. Pasar serta industri otomotif nasional bergerak lebih cepat pada masa pandemi Covid-19.“Untuk pemerintah, (pemasukan dari) PPnBM berkurang, tapi ada benefit di tempat lain. Kalau kami hitung-hitung, kira-kira benefitnya enam kali lipat di industri pendukung otomotif seperti tier satu, tier dua, dan IKM (Industri Kecil Menengah),” lanjut Agus.Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil pada Januari-Oktober 2021 mencapai 703.089 unit secara wholesales dan 677.333 unit secara retail. Volume tersebut naik masing-masing 67 persen dan 49,3 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).Beberapa pabrikan memprediksi angka penjualan mobil nasional pada akhir tahun nanti mencapai 800-850 ribu unit. Ini lebih besar daripada proyeksi awal Gaikindo yang ‘hanya’ 750 ribu unit.Adapun pada 2020, bobot pasar mobil nasional jeblok menjadi hanya 500 ribu-an unit gara-gara pandemi. Padahal, sejak 2012, pasar mobil Nusantara sudah masuk ke dalam ‘klub satu juta unit’. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait GIIAS 2021 diskon PPnBM mobil baru Menteri Perindustrian insentif PPnBM mobil baru Agus Gumiwang Kartasasmita Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 24 November 2021 14:14 TANGERANG – ‘Diskon’ Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) dari pemerintah, yang menurunkan harga jual mobil baru, kemungkinan masih bisa dinikmati pada 2022.Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, ketika menemani Presiden Joko Widodo berkunjung ke Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021, membeberkan insentif PPnBM yang mereka berikan kepada para pabrikan roda empat berpotensi dilanjutkan tahun depan.“Tadi Bapak Presiden menyampaikan bahwa program PPnBM DTP (Ditanggung Pemerintah—Red) yang akan berakhir pada Desember 2021 bisa saja dievaluasi. (Untuk diperpanjang) bisa saja,” ujar dia dalam pameran yang berlangsung pada 11-21 November kemarin di Serpong, Tangerang itu.Sekadar mengingatkan, kebijakan yang beberapa kali direvisi sepanjang 2021 tersebut terbagi menjadi dua kategori. Pertama adalah insentif PPnBM 100 persen pada Maret-Desember bagi mobil-mobil 1.500 cc ke bawah yang dirakit di dalam negeri dengan komponen lokal minimal 60 persen. Artikel terkait Tenang, Harga Xpander & Xpander Cross Facelift Masih Dapat Diskon PPnBM Berita Otomotif 09 November 2021 Duh, Pasar Dinilai Bisa Syok kalau Diskon PPnBM Mobil Baru Langsung Dicabut Berita Otomotif 09 December 2021 Inden Panjang Daihatsu karena Diskon PPnBM Membaik Setelah Lebaran Berita Otomotif 26 April 2021 Kedua ialah insentif PPnBM 50 persen atau 25 persen (tergantung jenis sistem penggerak roda) pada April-Desember bagi mobil-mobil rakitan dalam negeri berkapasitas 1.501-2.500 cc. Tingkat kandungan komponen lokalnya pun sekurang-kurangnya mesti 60 persen.Harga model-model kendaraan penumpang yang berhak mendapatkan stimulus itu pun akhirnya turun. Pasar serta industri otomotif nasional bergerak lebih cepat pada masa pandemi Covid-19.“Untuk pemerintah, (pemasukan dari) PPnBM berkurang, tapi ada benefit di tempat lain. Kalau kami hitung-hitung, kira-kira benefitnya enam kali lipat di industri pendukung otomotif seperti tier satu, tier dua, dan IKM (Industri Kecil Menengah),” lanjut Agus.Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan mobil pada Januari-Oktober 2021 mencapai 703.089 unit secara wholesales dan 677.333 unit secara retail. Volume tersebut naik masing-masing 67 persen dan 49,3 persen, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy).Beberapa pabrikan memprediksi angka penjualan mobil nasional pada akhir tahun nanti mencapai 800-850 ribu unit. Ini lebih besar daripada proyeksi awal Gaikindo yang ‘hanya’ 750 ribu unit.Adapun pada 2020, bobot pasar mobil nasional jeblok menjadi hanya 500 ribu-an unit gara-gara pandemi. Padahal, sejak 2012, pasar mobil Nusantara sudah masuk ke dalam ‘klub satu juta unit’. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait GIIAS 2021 diskon PPnBM mobil baru Menteri Perindustrian insentif PPnBM mobil baru Agus Gumiwang Kartasasmita
Tenang, Harga Xpander & Xpander Cross Facelift Masih Dapat Diskon PPnBM Berita Otomotif 09 November 2021
Duh, Pasar Dinilai Bisa Syok kalau Diskon PPnBM Mobil Baru Langsung Dicabut Berita Otomotif 09 December 2021
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...