Honda Brio Rakitan Indonesia Sementara Hanya Dijual di 2 Negara Tetangga

Berita Otomotif

Honda Brio Rakitan Indonesia Sementara Hanya Dijual di 2 Negara Tetangga

JAKARTA - Honda Brio hasil rakitan Indonesia untuk sementara akan diekspor secara utuh (Completely Built-Up/CBU) ke dua negara Asia Tenggara saja. Seremoni ekspor segera diinisiasi pada akhir bulan ini, dengan pengapalan pada bulan selanjutnya.

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor (HPM), mengaku Brio generasi kedua yang meluncur dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 itu awalnya hanya ingin dikembangkan untuk Indonesia saja. Namun, dalam perkembangannya Honda kemudian mencari pasar ekspor dan ada dua negara tetangga yang menyatakan tertarik.

“Investasi sangat besar untuk (Brio) ini. Jadi, Vietnam dan Filipina melihat mobil ini cocok buat mereka. Mobil-mobil kecil di negara dunia ketiga, kan, memang cocok karena dimensinya, harganya yang murah, dan konsumsi bahan bakar minyaknya yang ‘ringan’,” jelasnya di sela-sela Media Test Drive All-New Honda Brio di Sunter, Jakarta pada Rabu (20/3/2019).

Merek asal Jepang tersebut bakal menggelar seremoni ekspor pada 26 Maret di pabrik Karawang, Jawa Barat, bersamaan dengan perayaan ulang tahun ke-20 HPM. Pengapalannya sendiri dimulai pada April 2019.

Jonfis menjelaskan bahwa hingga kini hanya dua negara tersebut yang ada dalam daftar ekspor Brio. Meski begitu, ia tidak menutup kemungkinan jumlahnya makin banyak di masa depan.

Tidak disebutkan berapa volume ekspor Brio ke dua negara pertama tahun ini. Adapun spesifikasi Brio di Vietnam maupun Filipina, sambung dia, berbeda dengan yang di Indonesia.

“Kalau fitur, mereka (negara-negara tujuan ekspor) boleh pilih sendiri. Tapi kalau kualitas tidak ada bedanya. Mereka, kan, memang perlu melakukan penyesuaian tertentu sesuai dengan kondisi di negara masing-masing,” jelas Jonfis lagi.

Rencana ekspor Brio generasi kedua sendiri pertama kali dibeberkan pada akhir tahun lalu, tepatnya pada Oktober. Kala itu, disebutkan bahwa pengapalan dilakukan pada semester satu 2019.

Negara tujuan yang disebutkan awalnya hanya Vietnam. Pada Februari 2019, terungkaplah satu nama lain yaitu Filipina.

All-New Honda Brio dikembangkan dengan berfokus pada diferensiasi desain plus dimensi lebih luas, tanpa perbedaan dari segi fitur maupun mesin. Platform yang digunakan juga benar-benar baru.

Sebelum ini Honda hanya melakukan ekspor komponen dari Indonesia. Pada 2018, nilainya menurut Jonfis mencapai Rp 9,5 triliun.

“Sekarang kami bisa ekspor CBU karena Brio setelah diluncurkan sukses,” tutup dia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar