Hati-hati, Parkir Liar Kini Didenda Rp 500.000/Hari

Panduan Pembeli

Hati-hati, Parkir Liar Kini Didenda Rp 500.000/Hari

JAKARTA - Entah karena kebijakan mengunci ban mobil yang parkir sembarangan dirasa tidak efektif atau ingin memberi efek jera yang lebih besar, petugas kini bakal memberikan denda besar bagi mereka yang parkir sembarangan.

Tidak main-main, denda yang akan dikenakan oleh mereka yang bandel memarkir mobilnya sembarangan mencapai Rp 500 ribu. Itu pun dihitung per hari.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI akan menerapkan kebijakan retribusi derek parkir liar sebesar itu karena ingin agar kendaraan tidak memarkirkan kendaraannya secara liar.

Kebijakan ini telah diterapkan mulai pekan lalu di lima lokasi, yaitu di Tanah Abang (Jakarta Pusat), Kalibata City (Jakarta Selatan), Jatinegara Area (Jakarta Timur), Akses Marunda (Jakarta Utara) dan Beos (Jakarta Barat).

Bila kedapatan memarkir mobil sembarangan, mobil yang parkir liar akan diderek ke tiga lokasi penyimpanan milik Dinas Perhubungan (Dishub) DKI. Ketiga lokasi tersebut adalah Rawa Buaya di Jakarta Barat, Terminal Barang Pulogebang di Jakarta Timur dan Terminal Barang Tanah Merdeka di Jakarta Utara.

Biaya derek dan penginapan kendaraan roda empat yang akan dikenakan sebagai retribusi derek parkir liar sebesar Rp 500.000 per hari. Bayangkan bila si pemilik tidak langsung menebus mobil miliknya dalam 1 hari, maka denda pun akan makin besar.

Humas Mabes Polri dalam akun resmi Facebook mereka menjelaskan kalau Kepala Dishub DKI Jakarta, Muhammad Akbar sudah mengatakan bahwa selama ini tindakan penertiban parkir liar di badan atau bahu jalan dilakukan dengan penggembokan roda, penggembosan roda hingga pencabutan pentil roda, yang ternyata tidak menimbulkan efek jera. Alhasil, cara lain harus dilakukan dengan lebih keras dan denda besar kini diberlakukan. [Syu/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123

Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter.



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual