Gawat, Suzuki S-Presso Hancur Berantakan Saat Uji Tabrak

Mobil Baru

Gawat, Suzuki S-Presso Hancur Berantakan Saat Uji Tabrak

NEW DELHI - Suzuki S-Presso gagal mendapatkan satu pun bintang pada uji tabrak NCAP (New Car Assessment Program) Global untuk perlindungan penumpang dewasa.

Suzuki S-Presso sendiri seperti dikabarkan Mobil123.com beberapa bulan lalu ada rencana akan dijual di Indonesia kira-kira akhir 2020 atau awal 2021. Namun hingga saat ini belum ada statement resmi dari Suzuki pada mobil imut-imut bergaya SUV ini.

Untuk diketahui, di kawasan Asia Tenggara, S-Presso yang merupakan produksi dari pabrik Maruti Suzuki India ini sudah dijual di Philipina. Banderolnya di sana berada di kisaran Rp 150 jutaan.

Gawat, Mobil Imut Suzuki ini Hancur Berantakan Saat Uji Tabrak
Tidak Dapat Bintang di NCAP Global

Sebelum masuk Indonesia, baru-baru ini NCAP Global mengeluarkan hasil uji tabrak pada S-Presso untuk pasar India. Hasilnya sangat mengecewakan, city car ini dipastikan hancur parah tanpa bisa melindungi seluruh penumpangnya.

S-Presso varian standar yang diuji, dengan metode menabrakannya ke konkrit dalam kecepatan 64 km/jam. Dalam kondisi standar, mobil ini hanya dilengkapi 1 kantung udara dan tidak memiliki sabuk pengaman 3 titik standar di semua posisi juga ISOFIX untuk pengaman child seat.

NCAP Global tidak memberikan skor terburuk bintang alias 0 bintang untuk perlindungan penumpang dewasa. Sementara dalam perlindungan penumpang anak, S-Presso mendapatkan skor 2 bintang.

Gawat, Mobil Imut Suzuki ini Hancur Berantakan Saat Uji Tabrak
“Sangat mengecewakan bahwa Maruti Suzuki, pabrikan dengan pangsa pasar terbesar di India, menawarkan kinerja keselamatan yang rendah untuk konsumen India. Kalah dibanding pabrikan domestik lain seperti Mahindra dan Tata yang telah menunjukkan tingkat keamanan serta perlindungan tinggi bagi pelanggan mereka, keduanya mencapai kinerja bintang lima. Tentunya, sudah waktunya Maruti Suzuki menunjukkan komitmen keselamatan ini bagi pelanggannya," jelas Alejandro Furas, Sekretaris Jenderal NCAP Global.

NCAP Global memberikan kesimpulan bahwa struktur S-Presso dinilai tidak stabil dengan rekomendasi “should be improved” alias harus diperbaiki. Perlu diketahui, di India kendaraan hanya diuji dalam perlindungan tabrakan frontal untuk penumpang. Uji tabrak samping dan perlindungan pejalan kaki belum menjadi bagian dari protokol mereka.

The Toward Zero Foundation, badan amal Inggris yang fokus pada lalu lintas khususnya Negara Persemakmuran agar bebas dari kematian di jalan dan cedera serius menyebutkan sangat kecewa akan hasil ini. Karena S-Presso merupakan mobil yang diciptakan oleh perusahaan otomotif besar di India.

“Tidak ada tempat untuk mobil dengan nilai nol di pasar India. Ini tetap merupakan kekecewaan besar bahwa pabrikan penting seperti Maruti Suzuki tidak mengakui ini,” tegas David Ward, Presiden The Towards Zero Foundation.

Sampai berita ini dibuat belum ada tanggapan dari Maruti Suzuki. Tentu akan menjadi beban berat apalagi rekomendari NCAP Global adalah dihimbau untuk melakukan perbaikan pada struktur bodi.

Pertanyaannya, apakah jika rekomendasi tersebut dituruti oleh Maruti Suzuki akan berbuntut pada recall mobil yang telah tersebar di pasar India maupun beberapa negara seperti Philipina?. Kemudian jika jadi masuk pasar Indonesia, apakah akan dihadirkan S-Presso yang nantinya sudah diimprove atau masih sama seperti yang tidak mendapat bintang dari NCAP Global ini? Tunggu berita selanjutnya. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar