Ekonomi Melemah, Pendapatan MPMX Malah Tumbuh

Berita Otomotif

Ekonomi Melemah, Pendapatan MPMX Malah Tumbuh

JAKARTA - PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, perusahaan konsumer otomotif di Indonesia membukukan pertumbuhan pendapatan sebesar 4% menjadi Rp 8,2 triliun dibandingkan periode sama tahun 2014 sebesar Rp 7,8 triliun.

Laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk sebesar Rp 233 miliar, tumbuh 1% dibanding kuartal pertama 2015, meskipun turun 18% dibanding Semester I-2014.

Selama enam bulan pertama 2015, total EBITDA MPMX pada Semester I-2015 mencapai Rp 636 miliar dimana EBITDA dari bisnis non keuangan sebesar Rp 601 miliar, tumbuh 1,5% daripada Semester I-2014.

Troy Parwata, Direktur Utama MPMX mengatakan, selama Semester I-2015 perusahaan mampu menjaga bisnis di seluruh unit usaha tetap stabil, di tengah kondisi lambatnya ekonomi nasional, bahkan lebih baik daripada pertumbuhan bisnis pada industrinya.

"Kami menjaga momentum pertumbuhan perseroan dengan prinsip kehati-hatian sambil mempersiapkan strategi untuk pertumbuhan jangka panjang," jelas Troy Parwata dalam keterangan resmi kepada Mobil123.

Pada Semester I-2015 bisnis distribusi kendaraan roda dua melalui MPMulia mencatat penjualan sebanyak 454.400 unit. Kelesuan ekonomi membuat penjualan motor di dua wilayah utama yaitu Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur turun 7%, dibandingkan laju penurunan industri yang terpangkas hingga 25% dari 4,19 juta unit menjadi 3,17 juta unit pada Semester I-2015.

Unit bisnis baru di sektor roda empat yaitu MPMAuto berhasil menjual sebanyak 1.545 unit mobil merek Nissan dan Datsun. Penjualan MPMAuto yang kini memiliki 6 diler di beberapa kota di Indonesia telah memberikan kontribusi positif terhadap penjualan Nissan Motor Indonesia. Sepanjang enam bulan pertama 2015 ini, MPMAuto membuka tiga diler yang dilengkapi dengan layanan 3S (Sales, Service, dan Sparepart) terbaru di Alam Sutera, Tangerang (menjadi diler Nissan-Datsun terbesar di Indonesia), di Kenjeran, Surabaya serta di Tanjung Pinang, Riau.

"Tren penjualan Nissan- Datsun melalui MPMAuto terus meningkat. Di kuartal II tahun ini penjualan mencapai dua kali lipat dibandingkan kuartal I. Kami akan terus meningkatkan kualitas penjualan dan layanan purna jual untuk meningkatkan kepuasan pelanggan," jelas Wakil Direktur Utama MPMX Agung Kusumo.

Di segmen bisnis consumer auto parts (suku cadang), anak usaha MPMX, PT Federal Karyatama (FKT), berhasil mencatat peningkatan laba bersih sebesar 8% dengan volume penjualan oli turun 13% seiring perlambatan industri otomotif. FKT juga melakukan pengembangan usaha dengan merilis oli terbaru khusus untuk mobil yaitu Federal Mobil Lubricants Rextron.

Pertumbuhan bisnis FKT juga ditandai dengan pembangunan pabrik Lube Oil Blending Plant (LOBP) di Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC), yang rencananya mulai beroperasi awal 2017. Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 2 hektar dengan konsep modern, ditargetkan mampu menghasilkan 100 juta liter pelumas per tahun.

Di segmen bisnis penyewaan kendaraan bermotor, MPMRent hingga semester I-2015 memiliki jumlah armada sebanyak 14.200 unit. Dalam upaya memperkuat daya saingnya, saat ini MPMRent fokus untuk mengatur cashflow dan kegiatan operasional agar semakin efisien.

Agung mengatakan, perlambatan bisnis di Indonesia ikut mempengaruhi bisnis jasa penyewaan mobil. Namun, dengan rekam jejak dan standar layanan yang tinggi, MPMX percaya bahwa bisnis MPMRent akan tetap solid. “MPMRent telah menjadi salah satu pemain utama di industrinya. Melalui pengelolaan cashflow dan kegiatan operasional yang lebih efisien, bisnis MPMRent memiliki potensi untuk tetap bertumbuh secara positif sampai akhir tahun,” ujarnya.

Perseroan berencana memperkuat jasa pelayanan kendaraan dengan membeli 51% saham PT Express Transindo Utama Tbk (kode saham: TAXI) bersama dengan entitas induk, PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (Saratoga).

Di bisnis jasa keuangan, Pendapatan premi MPMInsurance  meningkat 80% menjadi Rp 108 miliar pada Semester I-2015 dan laba bersih naik 77%.  Pada Juni 2015, MPMInsurance juga memperoleh penghargaan sebagai Perusahaan Asuransi Umum Terbaik 2015 dari Majalah Media Asuransi di Kategori Modal Rp100 miliar – Rp 200 miliar. Untuk MPMFinance, perseroan akan terus fokus pada memperbaiki kualitas aset seiring dengan tingkat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) naik menjadi 2,9% dibanding tahun lalu. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter   



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support