Didatangi Jokowi, Tol Trans Jawa Koridor Pantura Segera Terbangun

Berita Otomotif

Didatangi Jokowi, Tol Trans Jawa Koridor Pantura Segera Terbangun

SEMARANG – Pembangunan jalan tol Semarang-Demak semakin menjadi nyata setelah didatangi oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Jalan tol Semarang-Demak merupakan bagian dari pembangunan tol TransJawa koridor Pantai Utara Jawa atau biasa disebut Pantura. Nantinya tol tersebut akan Semarang, Demak, Rembang, Tuban dan Gresik kemudian tersambung lagi ke Surabaya. Dengan kehadiran tol TransJawa koridor Pantura ini tentu akan memberikan pilihan baru bagi yang melakukan perjalanan Jakarta-Surabaya maupun sebaliknya.

“Saya meninjau proyek jalan tol Semarang-Demak yang merupakan bagian dari jaringan tol Jawa koridor Pantai Utara Jawa. Koridor ini akan menghubungkan Semarang, Demak, Rembang, Tuban, dan Gresik. Untuk ruas Gresik-Surabaya telah terhubung jalan tol dan telah dioperasikan,” terang Presiden dalam sambutannya.

Nantinya jalan Tol Semarang-Demak secara keseluruhan akan memiliki panjang 26,7 KM. Jalan ini akan terdiri atas dua seksi yaitu Kaligawe-Sayung dan Sayung-Demak. Untuk seksi Kaligawe-Sayung sepanjang 10,39 kilometer direncanakan akan memulai konstruksi pada Januari 2022. Sementara seksi Sayung-Demak sepanjang 16,31 kilometer tengah menjalani proses konstruksi dan ditargetkan selesai pada tahun 2022.

Trans Jawa

Menariknya, jalan tol tersebut nantunya akan juga akan berfungsi sebagai tanggul laut yang akan mencegah masuknya air laut ke kawasan pemukiman penduduk di sekitarnya. Jadi, selain menghubungkan jalur transportasi antara Semarang dan Demak, adanya tanggul tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat pesisir yang ini merupakan hal pertama yang baru dilakukan dalam pembangunan jalan tol di Indonesia.

“Keistimewaan jalan tol ini adalah multifungsi. Selain meningkatkan konektivitas, jalan tol Semarang-Demak seksi I ini akan berfungsi sebagai pengendalian banjir rob dengan adanya fungsi kolam retensi dan adanya nanti tanggul laut,” tuturnya.

Untuk diketahui, dari Januari hingga Mei 2021, proyek pembangunan tersebut mampu menyerap 2.604 pekerja padat karya dengan anggaran senilai Rp1.436.013.572. Tentunya hal ini diharapkan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah proyek.

Keberadaan Jalan Tol Semarang-Demak ini diharapkan akan meningkatkan konektivitas di wilayah Jawa Tengah bagian utara sekaligus menghubungkan kawasan-kawasan strategis seperti pelabuhan, bandara, kawasan industri, dan kawasan pariwisata di sekitarnya sehingga juga dapat menggerakkan perekonomian setempat. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar