DFSK juga Ingin Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia

Berita Otomotif

DFSK juga Ingin Luncurkan Mobil Listrik di Indonesia

JAKARTA - Dongfeng Sokon (DFSK) mengaku tak hanya berniat merilis mobil-mobil bermesin konvensional di Indonesia, tapi juga mobil listrik.

Pang Hai, Chief Executive Officer (CEO) PT. Sokonindo Automobile, mengaku pihaknya mengincar pula segmen mobil listrik di Indonesia. Apalagi mereka sudah memiliki mobil hybrid atau pun mobil listrik murni di China, seperti misalnya SF-5 serta Ceres.

“Sebenarnya DFSK Group pada 10 April kemarin di China telah meluncurkan satu mobil listrik baru yang bernama Ceres. Sebelum itu kami juga sudah memperkenalkan mobil hybrid kami, SF-5,” ucap Pang Hai menanggapi pertanyaan Mobil123.com di sela-sela Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, 25 April - 5 Mei di Kemayoran, Jakarta.

DFSK, sambungnya, sudah memikirkan untuk membawa teknologi itu masuk ke negeri ini. Apalagi pemerintah Indonesia saat ini sedang menyusun regulasi low carbon emission vehicle (LCEV) yang berisi insentif pajak bagi mobil ramah lingkungan.

Regulator dalam beberapa kesempatan sudah mengutarakan harapan kepada para pabrikan otomotif, termasuk DFSK, untuk kelak membawa mobil hybrid plus mobil listrik. Merek asal ‘Negeri Tirai Bambu’ itu sendiri sedang melihat-lihat mana model yang cocok untuk Tanah Air, sembari menantikan regulasi terbit.

Pang Hai berharap kepastian mengenai insentif maupun detail aturan sudah dapat diketahui tahun ini.

“Sampai saat ini kami masih melihat bagaimana aturan itu nantinya setelah ditetapkan oleh pemerintah. Seperti yang kita ketahui, program mobil listrik sangat berhubungan erat dengan arah industri otomotif Indonesia ke depannya. Ini juga terkait erat dengan tingkat konsumsi masyarakat Indonesia di masa depan,” paparnya lagi.

DFSK masuk ke Nusantara dengan mendirikan pabrik perakitan di Cikande, Serang, Banten. Fasilitas dengan nilai investasi 150 juta dollar AS itu berkapasitas produksi total 50 ribu unit setahun dan sudah diresmikan sejak November 2017.

Saat itu, mereka sudah mempunyai satu kendaraan niaga ringan bernama Super Cab serta dua sport utility vehicle (SUV) bernama Glory 580 dan Glory 560. Model yang disebutkan terakhir baru saja meluncur di Telkomsel IIMS 2019.

Dengan adanya pabrik, DFSK tentu punya kemampuan memenuhi keinginan pemerintah agar mobil hybrid atau listrik yang mendapat insentif dirakit lokal dalam 3 - 5 tahun setelah meluncur. Kita tunggu saja perkembangannya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar