Daihatsu Kembali Berikan Pelatihan untuk Guru dan Siswa SMK

Berita Otomotif

Daihatsu Kembali Berikan Pelatihan untuk Guru dan Siswa SMK

JAKARTA - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kembali bekerja sama dengan SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang siap kerja.

Kerjasama ini dilakukan PT ADM dengan SMK Al Mufti Subang dalam bentuk fasilitas pelatihan yang diyakini cukup untuk memberikan keterampilan pada siswa. Dengan ini diharapkan murid dan guru SMK memiliki kompetensi yang selaras dengan kebutuhan industri di Tanah Air.

Pada fasilitas yang diluncurkan ini, siap mendukung berbagai pelatihan dalam proses belajar-mengajar, seperti pelatihan safety, skill dasar produksi, mesin, transmisi, welding, hingga pelatihan elektrikal.

“Melalui peluncuran fasilitas Dojo ini, kami berharap Daihatsu dapat berkontribusi dalam dunia pendidikan di Indonesia, khususnya untuk SMK dalam menciptakan link and match antara sekolah dengan dunia industri, sehingga dapat meningkatkan kompetensi para guru SMK, serta menciptakan lulusan siswa SMK yang siap kerja dan berkontribusi sesuai kebutuhan industri saat ini”, ujar Yoga D. Suryawan, General Affairs Division Head PT ADM.

Tak hanya itu, pada bulan April lalu PT ADM juga telah melakukan melakukan kegiatan CSR (Corporate Social Responsibility) dengan memberikan pelatihan kepada para guru SMK. Pelatihan tersebut dilakukan secara virtual kepada 100 guru SMK se-Jawa Barat.

Dalam pelatihan virtual ini, Daihatsu berikan sharing seputar teknologi terbaru. Pelatihan tersebut dimulai dari pengenalan fungsi, mekanisme kerja komponen, troubleshooting, serta pengenalan fasilitas produksi Daihatsu dalam membuat kendaraan yang rendah emisi dan ramah lingkungan.

Sementara itu Daihatsu juga menjelaskan beberaoa fitur seperti Key Free. Ini merupakan fitur untuk fungsi Entry & Start yaitu membuka pintu dengan menekan request switch pada handle pintu dan menyalakan atau mematikan mesin hanya menekan tombol start & stop engine.

Sedangkan pada Hill Start Assist, fitur ini dapat mencegah mundurnya mobil saat berada di tanjakan dan dalam kondisi stop & go. Dengan ini maka pengemudi memiliki waktu 3 detik saat memindahkan posisi kaki dari pedal rem ke pedal gas sehingga pengemudi tidak khawatir mobil akan mundur. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar