Car Free Day Bekasi Digelar Lagi Tanggal 5 Juli

Berita Otomotif

Car Free Day Bekasi Digelar Lagi Tanggal 5 Juli

BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi memutuskan untuk menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau yang lebih dikenal dengan Car Free Day (CFD) pada hari minggu tanggal 5 Juli 2020.

Pembukaan kembali CFD ini merupakan hasil rapat bersama Pemerintah Kota Bekasi, Polrestro Bekasi Kota dan Kodim 0507/Bks. Pelaksanaan CFD dimasa Adaptasi Tatanan Hidup Baru (New Normal)  ini tetap wajib mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan Covid-19 sesuai Surat Edaran Wali Kota Bekasi Nomor  660.1/ 3829/ DINAS LH tanggal 22 Juni 2020 yang diberlakukan bagi pengunjung dan para pelaku usaha.

Pelaksanaan CFD Adaptasi Tatanan Hidup Baru (New Normal) dipersingkat waktu pelaksanaannya menjadi pukul 06.00 sampai 08.30 WIB. Sebelumnya CFD berlangsung dari pukul 06.00 sampai 10.00 WIB di sepanjang Jl. A. Yani Kota Bekasi.

Masyarakat yang hendak mengikuti CFD pun harus bersedia melaksanakan protokol kesehatan. Diantaranya adalag selalu menjaga jarak aman dengan orang lain, selalu menggunakan masker dan membawa hand sanitizer.

Selain itu juga kepada Ibu hamil, lansia diatas umur 60 tahun dan orang-orang yang memiliki dasar kondisi medis serius serta memiliki risiko tinggi terhadap penyakit Covid-19 pun dilarang beraktivitas di area CFD.

Dalam pelaksanaan CFD nanti, para petugas baik keamanan maupun medis akan ditempatkan di beberapa titik yang sudah ditentukan. Bila ada warga yang tidak mengikuti protokol kesehatan, petugas akan memberi teguran baik bagi pengunjung maupun pelaku usaha.

CFD di DKI Jakarta

Berbeda dengan Pemerintah Kota Bekasi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meniadakan CFD di jalan Sudirman-Thamrin namun menggantinya dengan membuka jalan untuk masyarakat berolah raga di beberapa lokasi sekaligus. Tidak tanggung-tanggung, Pemprov DKI Jakarta menyediakan 32 lokasi sekaligus.

Langkah ini dilakukan karena saat pelaksanaan CFD di jalan Sudirman-Thamrin, antusiasme masyarakat terlalu tinggi. Akibatnya, terjadi kerumanan dan protokol kesehatan seperti menjaga jarak menjadi tidak dilakukan.

Memecah konsentrasi masyarakat dengan memberikan tempat masyarakat berolah raga di beberapa lokasi sekaligus dinilai cukup untuk menghindari terjadinya kerumunan. Dengan demikian, olah raga tetap dapat dilakukan dan protokol kesehatan tetap terjaga.

Dan berikut adalah lokasi pengganti CFD Sudirman-Thamrin.

Jakarta Pusat

  • Jl. Suryopranoto
  • Jl. Percetakan Negara
  • Jl. Pejagalan Raya
  • Jl. Paseban Raya
  • Jl. Zamrud Raya
  • Jl. Amir Hamzah
  • Jl. Pramuka Sari 1
  • Jl. Danau Tondano

Jakarta Utara

  • Jl. Danau Sunter Selatan
  • Sisi Inspeksi Kali Sunter RBS
  • Jl. Kelapa Hibrida
  • Jl. Pulau Maju Bersama
  • Jl. Benyamin Sueb/Pademangan Timur
  • Jl. Arteri Pegangsaan Dua

Jakarta Barat

  • Jl Gadjah Mada
  • Jl. Hayam Wuruk
  • Jl. Puri Harum
  • Jl. Puri Ayu
  • Jl. Puri Elok
  • Jl. Puri Molek
  • Jl. Puri Ayu 1
  • Jl. Puri Molek 1

Jakarta Timur

  • Jl. Pemuda
  • Jl. R.A Fadilah
  • Jl. Inspeksi BKT
  • Jl. Raden Inten
  • Jl. Bina Marga

Jakarta Selatan

  • JLNT Antasari
  • Jl. Sultan Iskandar Muda
  • Jl. Tebet Barat Dalam Raya
  • Jl. Kesehatan Raya
  • Jl. Cipete Raya

[Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar