Bus "Ngangkang" di China Terganjal Korupsi

Berita Otomotif

Bus

JAKARTA – Beberapa waktu lalu China memiliki ide luar biasa untuk mengatasi kemacetan dengan dengan bus konsepnya, sayang keberadaannya bakal sedikit terganggu karena kasus korupsi. 

China telah berhasil menguncangkan dunia dengan bus konsepnya beberapa waktu lalu. Bus tersebut bisa mengangkangi kendaraan-kendaraan lain sehingga tidak memakan bidang jalan sekaligus bebas macet.

Sayangnya, pengembangan bus tersebut ternoda dengan ditangkapnya 32 orang dari Huaying Kailai, perusahaan pembiayaan peer-to-peer (P2P) yang merupakan induk dari TEB Tech. Penangkapan dilakukan selama tiga hari dari tanggal 28 Juli sampai 30 Juli. Ironisnya, CEO dari Huaying Kailai Bai Danqing atau lebih dikenal dengan Bai Zhiming termasuk orang yang ditangkap.

Dilansir dari Carscoops, penangkapan tersebut karena adanya masalah keuangan dan adanya kejanggalan yang dilaporkan setelah peresmian kendaraan tersebut. Akibatnya, Pemerintah China pun mulai bergerak dan menyelidiki kejanggalan-kejanggalan tersebut.

Dikabarkan bahwa Huaying berhasil mengumpulkan pinjaman sebesar US$ 26 juta menggunakan pinjaman lunak dan pengembalian tinggi kepada investor. Para investor tersebut kini melakukan penuntutan pengembalian uang.

Pada bulan Agustus 2016, Transit Elevated Bus (TEB) diuji coba di Qinhuangdao. Ketika itu, banyak yang mulai bertanya-tanya perusahaan apa itu sebenarnya.

Meski demikian Zhang Wei, Director of Developmet and Planning TEB Tech sebagai perusahaan yang mengembangkan bus menampik hal tersebut.

“Kami adalah sebuah perusahaan swasta. Kami bukan perusahaan yang menampung investasi ilegal. Semua yang kami lakukan telah diterima oleh departemen terkait. Dan bila kami benar adalah perusaaan dengan isu keuangan, kenapa pemerintah lokal masih tertarik dengan kami?” ungkapnya.

Gagasan terhadap bus konsep tersebut sebenarnya terbilang menarik. Pasalnya, bus hanya memakan sedikit lahan dan bisa melalui kemacetan di bawahnya. Meski demikian, banyak kritikan yang masuk karena biayanya terbilang mahal dan kendaraan dengan dimesi tinggi bisa tersangkut di bawah bus.

[Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123

Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support