Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif BMW & Mercedes-Benz Disebut Tertarik Investasi Mobil Listrik di Indonesia BMW & Mercedes-Benz Disebut Tertarik Investasi Mobil Listrik di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 01 November 2021 18:00 MUNICH – Daftar ‘pemain’ dari Jerman yang punya peluang investasi mobil listrik di Indonesia terus bertambah.Sebelum ini, nama-nama yang ditaruh dalam daftar adalah BASF serta Volkswagen (VW). Mereka, seperti diberitakan Mobil123.com beberapa waktu lalu, tertarik membuat pabrik bahan baku mobil listrik di Tanah Air.Sekarang, muncul nama BMW dan Mercedes-Benz. Keduanya disebut-sebut oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Jerman pada akhir pekan lalu.“BMW telah menyatakan minatnya untuk membangun ekosistem tersebut (mobil listrik—Red) di Indonesia. Mercedes-Benz juga bersedia bekerjasama dan sedang mengeksplorasi peluang ekspor kendaraan ke Australia dan ASEAN, rencananya mereka akan menjadikan Indonesia sebagai hub produksi,” ujar dia ketika berada di Munich, seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Perindustrian. Artikel terkait Diminta Pemerintah Jual Mobil Listrik di Indonesia, Apa Tanggapan Honda? Berita Otomotif 16 March 2022 Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Berita Otomotif 24 November 2021 Mazda Belum Yakin Bangun Pabrik di Indonesia Berita Otomotif 16 March 2021 Agus sendiri telah bertemu dengan dua pabrikan mobil premium yang saling berseteru itu, di markas mereka masing-masing. Ia memaparkan peluang investasi di Indonesia terkait mobil listrik sampai dengan fuel cell electric vehicle (mobil hidrogen).Sekadar menambahkan Presiden Joko Widodo dan kabinetnya memang berambisi membangun industri mobil listrik beserta komponen-komponennya di dalam negeri. Misi ini dirumuskan dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.Cadangan nikel—bahan baku baterai mobil listrik—di Bumi Pertiwi yang jumlahnya terbanyak di dunia dipercaya bisa menjadi salah satu ‘magnet’ bagi investor.Indonesia sudah mulai menerapkan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil-mobil berteknologi elektrifikasi per 16 Oktober 2021. Ada pula beragam insentif lain, termasuk bagi korporasi yang membangun pabrik perakitan kendaraan listrik atau komponen-komponennya di dalam negeri.Pada 2025, diharapkan 20 persen dari kendaraan yang diproduksi lokal menyandang teknologi elektrifikasi. Ini sudah ditetapkan dalam roadmap (peta jalan) pengembangan kendaraan listrik melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020.Selain itu, mulai 5 Juli 2020 Indonesia dan Australia pun mulai menerapkan perdagangan bebas yang telah disepakati dalam Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).“Sangat penting untuk investor berinvestasi di Indonesia,karena kami yakin di masa depan akan terjadi peningkatan permintaan EV di dunia. Indonesia punya target pengembangan komponen utama untuk EV seperti baterai, motor elektrik, dan inverter,” ujarnya. [Xan/Ses] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait investasi mobil listrik investasi Jerman di Indonesia Menteri Perindustrian BMW Agus Gumiwang Kartasasmita Mercedes-Benz Mobil Listrik Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
BMW & Mercedes-Benz Disebut Tertarik Investasi Mobil Listrik di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 01 November 2021 18:00 MUNICH – Daftar ‘pemain’ dari Jerman yang punya peluang investasi mobil listrik di Indonesia terus bertambah.Sebelum ini, nama-nama yang ditaruh dalam daftar adalah BASF serta Volkswagen (VW). Mereka, seperti diberitakan Mobil123.com beberapa waktu lalu, tertarik membuat pabrik bahan baku mobil listrik di Tanah Air.Sekarang, muncul nama BMW dan Mercedes-Benz. Keduanya disebut-sebut oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, di sela-sela kunjungan kerjanya ke Jerman pada akhir pekan lalu.“BMW telah menyatakan minatnya untuk membangun ekosistem tersebut (mobil listrik—Red) di Indonesia. Mercedes-Benz juga bersedia bekerjasama dan sedang mengeksplorasi peluang ekspor kendaraan ke Australia dan ASEAN, rencananya mereka akan menjadikan Indonesia sebagai hub produksi,” ujar dia ketika berada di Munich, seperti dikutip dari keterangan resmi Kementerian Perindustrian. Artikel terkait Diminta Pemerintah Jual Mobil Listrik di Indonesia, Apa Tanggapan Honda? Berita Otomotif 16 March 2022 Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Berita Otomotif 24 November 2021 Mazda Belum Yakin Bangun Pabrik di Indonesia Berita Otomotif 16 March 2021 Agus sendiri telah bertemu dengan dua pabrikan mobil premium yang saling berseteru itu, di markas mereka masing-masing. Ia memaparkan peluang investasi di Indonesia terkait mobil listrik sampai dengan fuel cell electric vehicle (mobil hidrogen).Sekadar menambahkan Presiden Joko Widodo dan kabinetnya memang berambisi membangun industri mobil listrik beserta komponen-komponennya di dalam negeri. Misi ini dirumuskan dalam Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019.Cadangan nikel—bahan baku baterai mobil listrik—di Bumi Pertiwi yang jumlahnya terbanyak di dunia dipercaya bisa menjadi salah satu ‘magnet’ bagi investor.Indonesia sudah mulai menerapkan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) bagi mobil-mobil berteknologi elektrifikasi per 16 Oktober 2021. Ada pula beragam insentif lain, termasuk bagi korporasi yang membangun pabrik perakitan kendaraan listrik atau komponen-komponennya di dalam negeri.Pada 2025, diharapkan 20 persen dari kendaraan yang diproduksi lokal menyandang teknologi elektrifikasi. Ini sudah ditetapkan dalam roadmap (peta jalan) pengembangan kendaraan listrik melalui Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 27 Tahun 2020.Selain itu, mulai 5 Juli 2020 Indonesia dan Australia pun mulai menerapkan perdagangan bebas yang telah disepakati dalam Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA).“Sangat penting untuk investor berinvestasi di Indonesia,karena kami yakin di masa depan akan terjadi peningkatan permintaan EV di dunia. Indonesia punya target pengembangan komponen utama untuk EV seperti baterai, motor elektrik, dan inverter,” ujarnya. [Xan/Ses] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait investasi mobil listrik investasi Jerman di Indonesia Menteri Perindustrian BMW Agus Gumiwang Kartasasmita Mercedes-Benz Mobil Listrik
Diminta Pemerintah Jual Mobil Listrik di Indonesia, Apa Tanggapan Honda? Berita Otomotif 16 March 2022
Insentif PPnBM Berpotensi Lanjut, Harga Mobil Mungkin Masih Turun pada 2022 Berita Otomotif 24 November 2021
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...