Diminta Pemerintah Jual Mobil Listrik di Indonesia, Apa Tanggapan Honda?

Berita Otomotif

Diminta Pemerintah Jual Mobil Listrik di Indonesia, Apa Tanggapan Honda?

JAKARTA - Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita secara gamblang meminta Honda memasarkan dan memproduksi mobil listrik di Indonesia.

Agus, dalam kata sambutannya di seremoni ekspor Honda BR-V pada Rabu (16/3/2022), menginginkan Honda mendukung dua misi pemerintah.

Pertama adalah target ekspor mobil dari Tanah Air pada 2025. Adapun yang kedua ialah program percepatan kendaraan listrik berbasis baterai (KBLBB).

“Kami harap selain Honda bisa ikut jadi bagian dari target pemerintah mengenai ekspor sejuta mobil pada 2025, kami juga meminta dukungan Honda agar dapat menghadirkan produk-produk kendaraan yang memiliki emisi karbon rendah khususnya elektrifikasi yang dimulai dari hybrid sampai dengan mobil listrik murni,” tegas Agus di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Program KBLBB diinisiasi tiga tahun lalu oleh Presiden Joko Widodo, melalui Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019. Regulasi ini menjadi basis berbagai insentif fiskal dan non-fiskal bagi calon pembeli mobil listrik serta produsennya.

Di antaranya ialah tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) spesial yang mencapai hingga 0 persen untuk mobil-mobil berteknologi ramah lingkungan mulai dari mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid (PHEV), dan battery electric vehicle (BEV) alias mobil listrik murni.

Insentif PPnBM tersebut berlaku mulai 16 Oktober 2021.

Contoh insentif lain bagi konsumen adalah bunga kredit rendah hingga 0 persen dan keistimewaan bebas aturan ganjil-genap. Sementara itu, insentif bagi pabrikan-pabrikan yang berinvestasi untuk perakitan mobil listrik mendapatkan tax allowance, tax holiday, sampai super tax deduction.

Semua itu dilakukan agar pasar serta industri mobil listrik terbentuk di Indonesia. Pada 2035, produksi lokal mobil listrik diekspektasikan mencapai satu juta unit.

“Semoga Indonesia dapat dijadikan basis produksi dan export hub kendaraan bermotor termasuk kendaraan bermotor elektrifikasi baik hybrid maupun BEV,” lanjut Agus dalam acara Honda.

Menanggapi pernyataan tersebut, Business Innovation, Sales, and Marketing Director PT. Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy mengatakan pihaknya sedang dan terus melakukan studi mengenai teknologi mobil ramah lingkungan yang cocok bagi pasar Indonesia.

“Dari hybrid sampai BEV, kami semua punya. Kami sedang mempelajari permintaan masyarakat seperti apa,” ucap Billy merespons pertanyaan Mobil123.com dalam konferensi pers.

Berbagai pabrikan otomotif telah mengumumkan rencana-rencana mereka dalam program mobil listrik di negeri ini. Sebut saja Toyota, Hyundai, maupun Wuling.

Jadi, kapan menjual dan memproduksi mobil listrik di Indonesia, Honda? [Xan/Ses]

>>>>> Klik link ini untuk melihat harga mobil baru <<<<<



Insan Akbar

Insan Akbar

Reporter

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

app-icon
app-icon
app-icon
Lihat Mobil Impian Anda di Aplikasi
Unduh Aplikasi Sekarang