Bagi Vero Diecast Seperti Istri Kedua

Berita Otomotif

Bagi Vero Diecast Seperti Istri Kedua

JAKARTA - Masyarakat Indonesia sudah menaruh kecintaannya terhadap diecast. Wajar diecast kini menjamur di Tanah Air, mulai dari usia muda sampai tua. Pecinta diecast di Indonesia pun sudah tidak mengenal usia.

Bahkan bagi sebagian orang, diecast sudah seperti 'istri kedua'. Hal ini menjadi alasan mengapa seseorang sangat mencintai diecast, salah satunya Vero Sahetapy sebagai kolektor kawakan diecast di Tanah Air.

Saking cintanya terhadap dunia diecast, om Vero kerap melupakan istri pertama yang menjadi pasangan hidupnya. Tak pelak om Vero sering dicemberuti istri. Satu cerita yang sangat menggelitik kita saat dia pulang ke rumah bukan oleh-oleh makanan yang dia bawa pulang, tapi sebuah diecast. Dan itu dia lakukan sejak 1998.

Om Vero kemudian menambahkan bahwa perilakunya yang kerap mengumpulkan diecast setiap hari saat ini sudah berkurang. Tapi kemudian untuk kesenangannya, om Vero hanya mengkolekasi diecast-diecast langka dan unik. Jika ditotal sudah ada 14.000 diecast telah bertengger di rumahnya. Koleksi diecast-diecast tersebut mulai skala 1:64, 1: 43 sampai 1:18.

"Cari-cari diecast di eBay dan mencari dari sesama kolektor diecast di Indonesia. Kalau boleh dinominalkan harga diecast di rumah mencapai Rp 1,5 miliar," bangga om Vero saat ditemui Mobil123 di acara The 2nd Indonesia Diecast Expo di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 November 2015.

Dia menceritakan koleksi diecast pertamanya adalah Volkswagen Kodok dan Kombi, yang kemudian hingga saat ini dia fokus mengkoleksi diecast-diecast Volkswagen. Salah satu diecast VW miliknya yang paling dihormati adalah VW Drag Bus Penske buatan Hotwheels skala 1:64 yang ditaksir mencapai US$ 1.500.

"Saya beli VW Drag Bus Penske pada tahun 2009 dari eBay. VW Drag Bus itu strata paling tinggi. Kalau boleh bilang diecast-diecast vintage itu sebuah investasi," papar om Vero.

Dia juga punya VW Drag Bus versi Mexico Conversion 2011 yang hanya dibuat sebanyak tiga unit di dunia dengan warna silver, biru dan kuning. Sementara om Vero punya silver dan biru. Sedangkan warna biru sudah terjual seharga US$ 1.600.

Menurutnya diecas-diecast ini bisa membuat kehidupan sehari-harinya lebih indah. Saat stress menyerang, dan ketika melihat diecast, rasanya hati menjadi lega. Diecast menjadi barang yang tidak ternilai.

Nah, kecintaanya terhadap diecast ternyata menular ke anak-anaknya. Dua anaknya kini menjadi kolektor diecast Mitsubishi, dan Nissan. Fokus pada salah satu merek diecast pun berhasil dia tularkan ke anak-anaknya.

"Inti bermain diescast adalah Fokus, kejar salah satu saja. Maunya VW ya VW, maunya Jepang ya Jepang (JDM)," saran pria yang berprofesi sebagai wiraswasta di Jakarta ini. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support