Awas, Jangan Mengisi Oli Mesin Terlalu Penuh

Panduan Pembeli

Awas, Jangan Mengisi Oli Mesin Terlalu Penuh

JAKARTA - Kebanyakan orang hanya memeriksa oli apakah berkurang atau belum. Jika  berkurang, maka oli akan ditambah.

Namun tahukah Anda bahwa mengisi oli secara berlebihan dapat membahayakan mesin itu sendiri? Hal ini kami tanyakan pada teknisi dari bengkel resmi Nissan-Datsun di Alam Sutera, Tangerang.

“Kebanyakan orang kalau mengisi oli sendiri, mereka justru mengisi oli terlalu banyak. Padahal kalau mengisi oli haruslah pas. Tidak boleh kurang ataupun berlebihan,” ungkap Ahmad Ferry Fauzi, teknisi di bengkel Nissan Datsun MPMAuto Alam Sutera.

Ia menjelaskan bahwa ada 2 hal yang akan terjadi bila mengisi oli secara berlebih, “Pertama mobil akan terasa lebih berat. Akselerasi mobil juga akan menjadi berkurang. Sebab mesin itu ada mekanismenya di dalam, misal dia seharusnya hanya terendam (oli) setengah, ini jadi kerendam sepenuhnya. Nah, ini (komponen di dalam mesin) bergeraknya jadi lebih lama,” ungkapnya

Sementara itu hal yang kedua adalah mesin menjadi mudah kotor. “Di mesin itu ada yang namanya PCV atau saluran hawa. Nah kalau terlalu banyak bisa menjadi kotor. Kotor ini disebabkan pembakaran oli menghasilkan uap oli. Uap oli ini tidak boleh dibuang karena terkait dengan regulasi lingkungan hidup. Jadi uap oli tersebut dimasukkan lagi ke dalam mesin melaui saluran hawa tersebut. Nah kalau oli terlalu banyak, maka uap oli juga akan terlalu banyak dan mengotori saluran tersebut,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa jika sudah kotor, maka efeknya bisa cukup panjang. “Itu harus ke bengkel dan beberapa komponen harus dibongkar. Jadi cukup sulit kalau melakukan sendiri apalagi di rumah,” tambahnya.

Untuk itu ia menyarankan untuk memeriksa oli mesin dan tetap untuk menjaga oli berada di antara garis minimum dan garis maksimal. “Idealnya ada di antaranya. Jangan kurang karena nanti kekurangan oli dan jangan berlebih agar mesinnya maksimal,” pungkasnya.

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support