Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Berita Otomotif Astra Akan Siapkan Strategi Khusus Hadapi Pabrikan Mobil China Astra Akan Siapkan Strategi Khusus Hadapi Pabrikan Mobil China Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 23 May 2018 14:13 JAKARTA – PT. Astra International (Astra) menilai mobil-mobil milik pabrikan otomotif Cina bisa jadi penantang serius di pasar otomotif Indonesia pada masa depan. Mereka pun merasa perlu menyiapkan strategi menghadapi kemungkinan ini.Mobil-mobil Cina mulai agresif masuk Indonesia beberapa tahun belakangan, dimulai dari Wuling pada 2017 dan disusul oleh Dongfeng Sokon (DFSK). Tak hanya berjualan, mereka juga mendirikan pabrik yang sama-sama mulai beroperasi tahun lalu.Wuling membangun pabrik di Cikarang, Bekasi bernilai 700 juta dollar Amerika Serikat (Rp 9,9 triliun) dengan kapasitas produksi 120 ribu unit per tahun. Sementara, DFSK menyiapkan investasi hingga 300 juta dollar AS (Rp 4,2 triliun) untuk pabrik di Cikande, Serang berkapasitas 50 ribu unit per tahun.Chief Corporate Communication Astra Pongki Pamungkas mengatakan saat ini pabrikan-pabrikan otomotif Cina belum berdampak signifikan terhadap turunnya performa penjualan merek-merek mobil yang dibawahi Astra secara total. Namun, Wuling serta DFSK patut diwaspadai di masa mendatang karena keduanya sudah serius menanamkan modal triliunan rupiah di sini.“Cina itu memang bahaya sebetulnya kalau mereka sudah berniat melakukan sesuatu. Buktinya saja ekonomi mereka saat ini bisa kuasai Amerika Serikat. Cina itu negara raksasa dengan penduduk terbesar. Kalau mereka sudah bersungguh-sungguh dengan sesuatu, seperti di bisnis mobil ini, kami memang layak waspada,” papar dia saat diwawancarai Mobil123.com awal pekan ini di Jakarta. Artikel terkait Astra Sudah Kuasai Sepertiga Jalan Tol Indonesia Berita Otomotif 24 May 2018 Penjualan Mobil Astra Turun di 2 Bulan Pertama 2019 Berita Otomotif 20 March 2019 Pembiayaan Astra Financial Ada di Setiap Merek di GIIAS 2018 Berita Otomotif 30 May 2023 Wuling meluncurkan model pertama mereka, Confero 1.5-liter, pada Agustus 2017 dan mulai tahun ini sudah memiliki tambahan dua model lagi yaitu Cortez 1.8-liter serta Cortez 1.5-liter. Semuanya merupakan multi purpose vehicle (MPV). Adapun DFSK baru mempunyai satu kendaraan penumpang yang diluncurkan pada April 2018 yakni sport utility vehicle (SUV) Glory 580 bermesin 1.8-liter atau 1.5 –liter turbo.Wuling serta DFSK berani bermain di pasar dengan memasang harga jauh lebih murah ketimbang para kompetitor, tapi menawarkan fitur-fitur jauh lebih banyak. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan Wuling berhasil meraih penjualan 5.050 unit pada 2017 dan 5.216 unit pada Januari-April tahun ini.DFSK, di sisi lain, mendistribusikan 159 unit tahun lalu dan 255 unit pada Januari-April kemarin. Tetapi, penjualan tersebut baru disumbangkan model pikap mereka. Glory 580 belum mencatatkan penjualan.Pongki kemudian menjelaskan bahwa Astra nantinya harus menyusun strategi menghadapi pabrikan-pabrikan Cina ini.“Yang jelas Astra harus meningkatkan cost efficiency. Astra juga harus terus mengusahakan keluarnya tipe-tipe baru yang lebih menarik yang kini semuanya sedang dalam pengembangan. Kami mungkin agak telat sedikit seperti pada Toyota Avanza yang terlindas Mitsubishi Xpander,” ujarnya. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Astra merek-merek mobil Cina mobil-mobil Cina pabrikan otomotif Cina dfsk wuling Grup Astra Dongfeng Sokon PT. Astra International Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Astra Akan Siapkan Strategi Khusus Hadapi Pabrikan Mobil China Berita Otomotif Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 23 May 2018 14:13 JAKARTA – PT. Astra International (Astra) menilai mobil-mobil milik pabrikan otomotif Cina bisa jadi penantang serius di pasar otomotif Indonesia pada masa depan. Mereka pun merasa perlu menyiapkan strategi menghadapi kemungkinan ini.Mobil-mobil Cina mulai agresif masuk Indonesia beberapa tahun belakangan, dimulai dari Wuling pada 2017 dan disusul oleh Dongfeng Sokon (DFSK). Tak hanya berjualan, mereka juga mendirikan pabrik yang sama-sama mulai beroperasi tahun lalu.Wuling membangun pabrik di Cikarang, Bekasi bernilai 700 juta dollar Amerika Serikat (Rp 9,9 triliun) dengan kapasitas produksi 120 ribu unit per tahun. Sementara, DFSK menyiapkan investasi hingga 300 juta dollar AS (Rp 4,2 triliun) untuk pabrik di Cikande, Serang berkapasitas 50 ribu unit per tahun.Chief Corporate Communication Astra Pongki Pamungkas mengatakan saat ini pabrikan-pabrikan otomotif Cina belum berdampak signifikan terhadap turunnya performa penjualan merek-merek mobil yang dibawahi Astra secara total. Namun, Wuling serta DFSK patut diwaspadai di masa mendatang karena keduanya sudah serius menanamkan modal triliunan rupiah di sini.“Cina itu memang bahaya sebetulnya kalau mereka sudah berniat melakukan sesuatu. Buktinya saja ekonomi mereka saat ini bisa kuasai Amerika Serikat. Cina itu negara raksasa dengan penduduk terbesar. Kalau mereka sudah bersungguh-sungguh dengan sesuatu, seperti di bisnis mobil ini, kami memang layak waspada,” papar dia saat diwawancarai Mobil123.com awal pekan ini di Jakarta. Artikel terkait Astra Sudah Kuasai Sepertiga Jalan Tol Indonesia Berita Otomotif 24 May 2018 Penjualan Mobil Astra Turun di 2 Bulan Pertama 2019 Berita Otomotif 20 March 2019 Pembiayaan Astra Financial Ada di Setiap Merek di GIIAS 2018 Berita Otomotif 30 May 2023 Wuling meluncurkan model pertama mereka, Confero 1.5-liter, pada Agustus 2017 dan mulai tahun ini sudah memiliki tambahan dua model lagi yaitu Cortez 1.8-liter serta Cortez 1.5-liter. Semuanya merupakan multi purpose vehicle (MPV). Adapun DFSK baru mempunyai satu kendaraan penumpang yang diluncurkan pada April 2018 yakni sport utility vehicle (SUV) Glory 580 bermesin 1.8-liter atau 1.5 –liter turbo.Wuling serta DFSK berani bermain di pasar dengan memasang harga jauh lebih murah ketimbang para kompetitor, tapi menawarkan fitur-fitur jauh lebih banyak. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan Wuling berhasil meraih penjualan 5.050 unit pada 2017 dan 5.216 unit pada Januari-April tahun ini.DFSK, di sisi lain, mendistribusikan 159 unit tahun lalu dan 255 unit pada Januari-April kemarin. Tetapi, penjualan tersebut baru disumbangkan model pikap mereka. Glory 580 belum mencatatkan penjualan.Pongki kemudian menjelaskan bahwa Astra nantinya harus menyusun strategi menghadapi pabrikan-pabrikan Cina ini.“Yang jelas Astra harus meningkatkan cost efficiency. Astra juga harus terus mengusahakan keluarnya tipe-tipe baru yang lebih menarik yang kini semuanya sedang dalam pengembangan. Kami mungkin agak telat sedikit seperti pada Toyota Avanza yang terlindas Mitsubishi Xpander,” ujarnya. [Xan/Ari] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait Astra merek-merek mobil Cina mobil-mobil Cina pabrikan otomotif Cina dfsk wuling Grup Astra Dongfeng Sokon PT. Astra International
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...