Anti Repot, Ban Ini Dapat Menyesuaikan Tekanan Anginnya Sendiri

Berita Otomotif

Anti Repot, Ban Ini Dapat Menyesuaikan Tekanan Anginnya Sendiri

FRANKFURT - Sebuah ban mobil purwarupa yang dapat menyesuaikan tekanan anginnya sendiri diperkenalkan di Frankfurt Motor Show 2019 yang berlangsung hingga 24 September.

Frankfurt Motor Show adalah salah satu pameran otomotif paling bergengsi dan tersohor sejagad. Tak heran, banyak teknologi otomotif masa depan yang dipamerkan di sana, baik oleh pabrikan kendaraan maupun industri pendukungnya.

Salah satunya adalah produsen ban Continental. Mereka, menurut Motor1 pada awal pekan ini, memperlihatkan ban konsep pintar yang bisa memonitor kondisi dan tekanan anginnya sendiri sembari digunakan berjalan.

Tekanan angin ban amat berpengaruh pada efisiensi bahan bakar kendaraan. Berdasarkan studi terkini yang dipaparkan Motor1, ban yang kurang tekanan sebanyak 7,5 psi (0,51 bar) dapat membuat penggunaan bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan lebih boros 2,8 persen.

Lebih penting lagi, riset juga menunjukkan bahwa 25 persen mobil di jalan raya memiliki ban yang tekanan anginnya tidak sesuai.

Lebih lanjut, ban konsep Continental memiliki pompa sentrifugal yang terintegrasi di dalamnya untuk mengatur tekanan angin. Pompa tersebut menggunakan kekuatan putaran dari roda untuk meningkatkan tekanan dan menjaganya tetap pada standar yang direkomendasikan oleh pabrikan.

Dengan kebisaan tersebut, Continental percaya bahwa ban mereka akan sangat berkontribusi pada pengurangan emisi gas buang kendaraan dalam transisi dari mobil bermesin pembakaran dalam menuju mobil listrik murni. Soalnya, efisiensi BBM dari mobil akan meningkat berkat ban mereka itu.

Ban purwarupa cerdas tersebut memiliki pula kemampuan lain. Tidak hanya tekanan angin ban, produk yang masih dalam tahap pengembangan ini dapat pula memantau kedalaman tapak karet serta integritas ban.

Continental menyebut teknologi mereka C.A.R.E. Ini adalah singkatan dari Connected, Autonomous, Reliable, Electrified.

Dengan teknologi itu, ban terkoneksi dengan kendaraan dan dapat menginformasikan performanya kepada kendaraan dan menjaga kondisinya dalam level maksimal. Ini akan sangat berguna untuk pemantauan armada kendaraan di berbagai sektor usaha, termasuk armada mobil otonom.

Selain untuk efisiensi, Continental melihat potensi menggunakan teknologi pemantauan dan pengaturan tekanan angin otomatis untuk meningkatkan performa kendaraan. Teknologi PressureBost menggunakan udara untuk membuat ban cepat beradaptasi pada beragam kondisi mengemudi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar