Federal Lubricants-ExxonMobil Berambisi Kuasai Pasar Pelumas Indonesia

Berita Otomotif

Federal Lubricants-ExxonMobil Berambisi Kuasai Pasar Pelumas Indonesia

JAKARTA - Federal Lubricants mencanangkan misi besar dengan memanfaatkan payung barunya yaitu ExxonMobil yang sudah resmi mengakuisisi mereka. 

Tahun lalu, tepatnya 28 Juni 2018 Federal Lubricants selaku brand pelumas kendaraan Indonesia membuat gebrakan lantaran menerima pinangan dari ExxonMobil. Kolaborasi ini digadang menjadi sinergi positif untuk meningkatkan perluasan pasar keduanya di Tanah Air.

Bisa dibayangkan bakal seperti apa kekuatan keduanya ke depan. ExxonMobil selaku perusahaan minyak dan gas terbesar di dunia. Sementara PT Federal Karyatama memiliki jam terbang tinggi bermain di industri pelumas dalam negeri. Patrick Adhiatmadja selaku President Director PT Federal Karyatama menyebut pengalaman itu lah yang membuat ExxonMobil akhirnya mau menggandeng Federal Lubricants. 

"Ketika terjadi akuisisi tentu banyak pertanyaan, kenapa ExxonMobil tertarik dengan kami? Perlu diketahui, kami memiliki brand value tinggi, khususnya di roda dua. Tidak hanya kekuatan merek, tapi juga jalur distribusi kami dari Aceh sampai Merauke," kata Patrick di sela media gathering bersama Federal Lubricants di Jakarta Selatan (24/4). 

Modal ini lah yang tidak dimiliki dan menurut ExxonMobil akan sulit untuk membangun brand image mereka di Indonesia. Di sisi lain, PT Federal Karyatama sudah lebih dari 30 tahun memenuhi kebutuhan pelumas kendaraan di Indonesia. 

"Kami membangunnya dengan disiplin dan mentalitas selama 3 dekade. Dimulai dengan memproduksi oli OEM hingga akhirnya Federal Oil harus tumbuh menjadi brand aftermarket. Ini akan sulit untuk diulangi dalam waktu singkat. Selain itu, kami juga terus meningkatkan distribusi secara digital. Dengan jaringan yang luas tadi sehingga sekarang kami menjadi bagian dari ExxonMobil," papar Patrick. 

Lebih lanjut, Ia mengakui proses integrasi antara Federal Lubricants masih berjalan paling tidak dalam kurun waktu 1 tahun ini. Di balik itu semua, Federal Lubricant rupanya punya misi besar untuk lebih dikenal secara luas. 

Tentu saja dengan cara memanfaatkan keunggulan dari payung barunya tersebut. Patrick menerangkan bahwa tujuan dari akuisisi ini adalah sama-sama memperbesar jaringan distribusi dan porto folio masing-masing. Federal Oil kuat di kategori B2C (business to consumer) dan ExxonMobil unggul pada area B2B (business to business). 

"Alangkahkah baiknya apabila B2C dan B2B tadi berada di dalam sebuah perahu. Apalagi, kami ingin menjadi pemain yang diperhitungkan di kancah pelumas secara umum (tidak hanya untuk pelumas sepedamotor saja) dengan menggunakan kekuatan ExxonMobil. Selain itu, Ambisi kami juga menjadikan PT Federal Karyatama berplatform global. Tapi, tetap memiliki nilai kearifan lokal," tutup Patrick. [Idr]



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar