Ada Pembatasan Mobilitas, Blue Bird Tetap Layani Penumpang

Berita Otomotif

Ada Pembatasan Mobilitas, Blue Bird Tetap Layani Penumpang

JAKARTA - PT Blue Bird Tbk memastikan bahwa pihaknya akan tetap melakukan pelayanan meski ada pembatasan mobilitas di sejumlah titik di DKI Jakarta.

Adrianto Djokosoetono, Direktur PT Blue Bird Tbk pun memastikan bahwa pelayanan akan tetap normal. Hal ini karena masih banyak masyarakat yang harus melakukan mobilitas  meski ada pembatasan mobilitas tersebut.

“Kami menyadari bahwa masih adanya kemungkinan akan permintaan masyarakat untuk bepergian ataupun melintasi area tersebut. Oleh karena itu, kami memastikan bahwa taksi Bluebird akan senantiasa siap sedia dalam mengantarkan penumpang dengan persyaratan khusus,” ungkapnya.

Persyaratan khusus yang dimaksud adalah penumpang merupakan  penghuni yang memiliki tempat tinggal atau tamu hotel pada area tersebut, serta penumpang dengan kebutuhan maupun keperluan medis untuk Apotek atau Rumah Sakit.

Bluebird

Tak hanya itu, Ia juga memastikan bahwa saat ini seluruh pengemudi dari Bluebird Group telah 100% tervaksinasi. Dengan ini diharapkan bisa memberikan perlindungan baik si pengemudi maupun penumpang dalam melakukan mobilitas.

Meski demikian, protokol kesehatan tetap harus dilakukan selama berkendara. Mulai dari pembersihan menyeluruh armada setiap selesai beroperasi, memastikan para pengemudi yang beroperasi berada dalam kondisi fit, hingga penyediaan hand sanitizer berbasis alkohol di setiap kendaraan.

Sebelumnya diberitakan bahwa Polda Metro Jaya menambah lokasi pembatasan mobilitas dari sebelumnya hanya 10 titik menjadi 35 titik.

Pebatasan mobilitas tersebut tidak hanya meliputi DKI Jakarta saja tapi juga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok dan Tangerang. Dengan ini diharapkan pelanggaran protokol kesehatan yang dinilai sebagai penyebab utama terjadinya peningkatan kasus Covid-19 dapat ditekan.

Tak hanya itu, pihak Kepolisian kini juga mengubah metode pembatasan aktivitas warga menjadi dua yaitu pembatasan mobilitas dan pengendalian mobilitas. pembatasan mobilitas adalah metode yang sudah dilaksanakan di 10 ruas jalan Ibu Kota sebelumnya. Polisi menutup akses keluar masuk jalan kecuali untuk warga setempat, mobil layanan kesehatan atau darurat.

Pembatasan mobilitas diterapkan di 21 titik di Jakarta, Bekasi, Depok dan Tangerang. Rinciannya adalah Jalan Sabang, Jalan Cikini Raya, Jalan Asia Afrika, Jalan Apron, Jalan BKT Jakarta Timur, Kemang, Bulungan, Kota Tua, Pemancingan Srengseng, Boulevard Kelapa Gading, Jalan Kali Pasir, Jalan Bandeng Raya, Boulevard Alam Sutera, Jalan Alam Sutera Utama, Gading Serpong, Jalan M. Yasin depan STIE MBI Depok, Jalan M. Yasin depan Mcdonald Depok, Boulevard Selatan Bekasi Kota, Jalan Sumarecon Bekasi, Jalan Cikarang Baru dan Cifest Cikarang Selatan. [Adi/Had]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar