4 Langkah Mengurus Denda di Tol Saat Kartu Uang Elektronik Hilang

Panduan Pembeli

4 Langkah Mengurus Denda di Tol Saat Kartu Uang Elektronik Hilang

JAKARTA – PT. Jasa Marga menginformasikan empat langkah yang harus dilakukan oleh pengguna jalan tol ketika kartu uang elektronik hilang. Akan tetapi, operator jalan tol ini menekankan bahwa di akhir prosedur mereka harus tetap membayar denda.

Tidak bisa menemukan kartu uang elektronik saat ingin keluar tol memang membuat repot dan panik. Pasalnya, transaksi di seluruh ruas tol sekarang memang tidak lagi melibatkan uang tunai.

Beberapa waktu lalu beredar pesan berantai (broadcast message/BM) mengenai cara menghindari denda di tol saat kartu uang elektronik hilang yaitu mempunyai catatan identitas atau foto kartu tersebut. Akan tetapi, Jasa Marga melalui akun Instagram @official.jasamarga tak lama setelahnya langsung menegaskan bahwa informasi ini hoaks.

Lantas, apa yang harus dilakukan para pengguna jalan tol saat itu terjadi?. Menurut Jasa Marga melalui media sosial, pertama-tama petugas di lapangan akan mengarahkan dia untuk menemui Customer Service Supervisor (CSS) di Long Booth atau kantor gerbang tol.

Langkah kedua, CSS mengonfirmasi kehilangan dan mengatakan bahwa dia wajib membayar denda. Adapun besarannya ialah dua kali tarif terjauh di ruas tol tersebut.

Selanjutnya, CSS bakal memberikan informasi tarif terjauhnya. Dia juga akan memberi rincian tarif untuk masing-masing golongan kendaraan.

Langkah keempat sekaligus yang terakhir mungkin adalah yang paling berat dilakukan. Soalnya, pengemudi kendaraan yang kehilangan kartu uang elektronik tinggal melakukan pembayaran.

Denda sebesar itu sendiri diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 15 tahun 2005 tentang Jalan Tol pasal 86 ayat 2. Menurut regulasi itu, pengguna jalan tol wajib membayar denda sebesar dua kali tarif tol jarak terjauh pada suatu ruas jalan tol dengan sistem tertutup jika tidak dapat menunjukan bukti tanda masuk jalan tol pada saat membayar jalan tol, tidak bisa menunjukan bukti tanda masuk yang rusak pada saat membayar tol, atau tidak dapat menunjukan bukti tanda masuk yang benar atau sesuai dengan arah perjalanan pada saat membayar tol. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support