Awas Macet Parah, Konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki

Berita Otomotif

Awas Macet Parah, Konstruksi Jalan Tol Jakarta-Cikampek Diperbaiki

BEKASI – Jalan tol Jakarta-Cikampek diperkirakan akan kembali mengalami kemacetan karena PT Jasa Marga (Persero) Tbk akan melakukan pemerlihaan.

Pemeliharaan tersebut Senin (30/09) pukul 10.00 WIB hingga Jumat (04/10) pukul 05.00 WIB dan akan berlangsung di lajur 2 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta Km 24+780 hingga Km 24+680 dengan panjang penanganan 100 m. Pemeliharaan yang dilakukan oleh Jasa Marga ini diklaim sebagai bagian dari pelayanan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara di tol.

Untuk mengantisipasi kepadatan yang berpotensi terjadi, Jasa Marga bersama dengan Kepolisian juga telah menyiapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow secara situasional dengan titik awal Km 22+000 s.d Km 29+000 Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Jakarta.

Tak hanya itu, Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek juga telah melakukan sosialisasi rencana pekerjaan dengan memasang media luar ruang berupa spanduk imbauan pekerjaan dan Variable Message Sign (VMS) di Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek dan Jakarta.

Mereka juga telah  berkoordinasi dengan pihak Manajemen Konstruksi (MK) untuk pengaturan jadwal dengan proyek lainnya yang ada di koridor Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

Saat ini, jalan tol Jakarta-Cikampek memang masih dilakukan sejumlah pekerjaan pembangunan. Mulai dari Tol Layang Jakarta-Cikampek tepat di atas jalan tol yang saat ini, pembangunan LRT dan pembangunan kereta cepat di kedua sisi jalan. Kemacetan diharapkan bisa berkurang bila jalan tol layang sudah rampung dikerjakan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar