Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli 3 Tips Berkendara di tengah Kepungan Kabut Asap 3 Tips Berkendara di tengah Kepungan Kabut Asap Panduan Pembeli Muhammad Ikhsan | 14 September 2015 16:21 JAKARTA - Beberapa kota besar di Indonesia sedang dikepung asap akibat kebakaran hutan. Kejadian ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat.Untuk pengendara mobil yang tinggal di daerah yang ditutupi asap harus berhati-hati. Sebab kabut asap akan memperpendek atau bahkan menutupi jarak pandang pengendara.Jusri Pulubuhu, chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menghimbau para pemilik mobil harus memperhatikan kondisi kendaraan agar terhindar dari kecelakaan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lampu depan dan lampu kabut harus dalam kondisi menyala. Asap juga tidak hanya memperpendek jarak pandang, tapi juga meningkatkan potensi blind spot. Artinya peluang kecelakaan semakin besar terjadi."Dalam kondisi kabut peluang kecelakan semakin tinggi. Antisipasinya, lampu depan warna kuning dan lampu kabut harus bekerja dengan baik. Dalam kondisi kabut asap, lampu tidak hanya sebagai alat penerang tapi juga sebagai alat komunikasi dengan para pengendara lain dan pejalan kaki," ucap Jusri.Dia menjelaskan teknologi lampu LED dan lampu hazard tidak akan membantu pengendara mobil saat terjebak di dalam kabut asap."Hanya lampu depan dan lampu kabut yang bisa diandalkan sebagai pemberi sinyal," pungkas Jusri.Kabut asap memang sangat mengganggu masyarakat. Menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Yang muncul hanya perasaan was-was. Nah, dalam kasus kabut asap, lanjut Jusri, pengendara mobil disarankan menjaga kecepatan tidak terlalu kencang dan konstan, sesuai dengan ketebalan kabut asap.Usahakan berada dalam satu jalur dan tidak menginjak garis putih sebagai pembatas lajur."Jika kita memaksakan masuk ke daerah kabut asap, berarti sudah ada peluang kecelakaan. Mengusir asap tidak mungkin," imbuhnya.Jusri menambahkan, selain pengendara mobil, pejalan sebaiknya kurangi berjalan di pinggir jalan. Pasalnya visibilitas pejalan kaki juga akan sangat terganggu, yang tentunya akan meningkatkan kecelakaan di daerah kabut asap.Bila memaksakan usahakan tetap berjalan kaki di trotoar jalan, dan waspadai setiap mobil yang bergerak dari arah depan maupun belakang. [Ikh/Idr]Ket. Foto: TMC Polda RiauTemukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil baru Tips Berkendara di Dalam Kepungan Kabut Asap Berkendara Dalam Kabut Asap tips Cetak Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
3 Tips Berkendara di tengah Kepungan Kabut Asap Panduan Pembeli Muhammad Ikhsan | 14 September 2015 16:21 JAKARTA - Beberapa kota besar di Indonesia sedang dikepung asap akibat kebakaran hutan. Kejadian ini sangat mengganggu aktivitas warga setempat.Untuk pengendara mobil yang tinggal di daerah yang ditutupi asap harus berhati-hati. Sebab kabut asap akan memperpendek atau bahkan menutupi jarak pandang pengendara.Jusri Pulubuhu, chief instructor Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), menghimbau para pemilik mobil harus memperhatikan kondisi kendaraan agar terhindar dari kecelakaan. Hal pertama yang harus diperhatikan adalah lampu depan dan lampu kabut harus dalam kondisi menyala. Asap juga tidak hanya memperpendek jarak pandang, tapi juga meningkatkan potensi blind spot. Artinya peluang kecelakaan semakin besar terjadi."Dalam kondisi kabut peluang kecelakan semakin tinggi. Antisipasinya, lampu depan warna kuning dan lampu kabut harus bekerja dengan baik. Dalam kondisi kabut asap, lampu tidak hanya sebagai alat penerang tapi juga sebagai alat komunikasi dengan para pengendara lain dan pejalan kaki," ucap Jusri.Dia menjelaskan teknologi lampu LED dan lampu hazard tidak akan membantu pengendara mobil saat terjebak di dalam kabut asap."Hanya lampu depan dan lampu kabut yang bisa diandalkan sebagai pemberi sinyal," pungkas Jusri.Kabut asap memang sangat mengganggu masyarakat. Menjalankan aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman. Yang muncul hanya perasaan was-was. Nah, dalam kasus kabut asap, lanjut Jusri, pengendara mobil disarankan menjaga kecepatan tidak terlalu kencang dan konstan, sesuai dengan ketebalan kabut asap.Usahakan berada dalam satu jalur dan tidak menginjak garis putih sebagai pembatas lajur."Jika kita memaksakan masuk ke daerah kabut asap, berarti sudah ada peluang kecelakaan. Mengusir asap tidak mungkin," imbuhnya.Jusri menambahkan, selain pengendara mobil, pejalan sebaiknya kurangi berjalan di pinggir jalan. Pasalnya visibilitas pejalan kaki juga akan sangat terganggu, yang tentunya akan meningkatkan kecelakaan di daerah kabut asap.Bila memaksakan usahakan tetap berjalan kaki di trotoar jalan, dan waspadai setiap mobil yang bergerak dari arah depan maupun belakang. [Ikh/Idr]Ket. Foto: TMC Polda RiauTemukan mobil idaman di Mobil123Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait mobil baru Tips Berkendara di Dalam Kepungan Kabut Asap Berkendara Dalam Kabut Asap tips
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...