Wah, Menperin Beberkan Rencana Peluncuran Xpander Hybrid di Indonesia!

Berita Otomotif

Wah, Menperin Beberkan Rencana Peluncuran Xpander Hybrid di Indonesia!

JAKARTA – Mitsubishi Xpander hybrid sudah bisa dipastikan bakal meluncur di Indonesia. Tak main-main, sumber informasinya adalah Menteri Perindustrian.

Sekadar mengingatkan, keterangan mengenai rencana Mitsubishi menghadirkan Xpander hybrid pertama kali beredar pada Juli 2020. Dalam konferensi pers mengenai strategi global korporasi, Mitsubishi Motors Corporation membeberkan bahwa pihaknya bakal menjual Xpander hybrid pada tahun fiskal 2023 (antara April 2023-Maret 2024).

Akan tetapi, ketika itu hanya disebutkan bahwa Xpander hybrid nantinya dijual di pasar Asia Tenggara. Detail mengenai negara tujuan tidak dijelaskan.

Kabar terkini, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memasukkan nama Xpander hybrid dalam bahan presentasinya di acara Investor Daily Summit 2021 yang disiarkan lewat YouTube beberapa waktu lalu.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang beberkan rencana Mitsubishi Xpander hybrid

“Xpander hybrid dan dua model baru. Model ‘A’ akan diproduksi pada 2023,” demikian tertulis mengenai rencana model mobil listrik baru Mitsubishi di Nusantara.

Untuk rencana elektrifikasi model-model mereka di negeri ini, Mitsubishi siap membenamkan investasi tambahan Rp11,2 triliun sampai 2024. Adapun jumlah investasi yang sudah dibenamkan oleh merek berlogo tiga berlian itu sejauh ini mencapai sekitar Rp7 triliun untuk pabrik di Cikarang, Bekasi yang beroperasi sejak April 2017 silam.

Xpander menjadi model andalan Mitsubishi untuk pasar Indonesia yang diproduksi secara lokal di sana.

Mitsubishi Xpander

Pemerintah Indonesia, mulai Oktober 2021 nanti, memang akan memberlakukan berbagai insentif bagi kendaraan bermotor berbasis listrik mulai dari hybrid, plug-in hybrid (PHEV), sampai mobil listrik murni. Tujuannya adalah untuk membentuk pasar sekaligus industri mobil listrik di Indonesia.

Peta jalan (road map) industri kendaraan listrik di Tanah Air pun sudah disusun.

“Pemerintah menargetkan produksi kendaraan listrik pada 2030 dapat mencapai minimal 600 ribu unit untuk roda empat atau lebih dan untuk roda dua minimal 2,5 juta unit,” papar Agus.

Hal ini, lanjut dia, diharapkan dapat menurunkan emisi gas karbon dioksida (CO2) sebesar 2,7 juta ton untuk kendaraan roda empat atau lebih. Adapun penurunan emisi CO2 bagi kendaraan roda dua ialah 1,1 juta ton. [Xan/Had]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar