Toyota Harap Bisa Ekspor Mobil Lagi ke Vietnam Mei Nanti

Berita Otomotif

Toyota Harap Bisa Ekspor Mobil Lagi ke Vietnam Mei Nanti

BANDUNG – Toyota berharap bisa kembali mengekspor mobil dari Indonesia ke Vietnam setidaknya pada Mei mendatang dan mengejar volume yang agak turun pada kuartal pertama.

Toyota dan beberapa pabrikan lain sementara ini memang sedang menyetop ekspor unit utuh atau completely built-up (CBU) ke Vietnam. Di samping Toyota, ada pula Daihatsu, Hino plus Suzuki.

Ini karena Vietnam, mulai 1 Januari, memberlakukan peraturan baru yang dinilai menghambat impor mobil dari negara lain. Mereka menetapkan pemeriksaan emisi dan keamanan kini mesti dilakukan per pengapalan. Setiap model yang dimasukkan ke Vietnam juga harus memiliki Vehicle Type Approval (VTA) dari pemerintah negara pengirim, sebagai bukti kendaraan tersebut memenuhi segala syarat dari pemerintah Vietnam.

“Kami masih menghadapi isu Vietnam,” jelas Bob Azzam, Direktur Administration, Corporate, and External Affairs PT. Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMNI).

Ia menjelaskan penurunan ekspor mobil CBU Toyota ke Vietnam pada Januari-Maret berkurang sekitar 15 persen. Namun, ia tidak dapat menjelaskan volumenya secara rinci. Ekspor Toyota ke Vietnam sendiri sudah terhenti sejak Desember tahun lalu.

“Dalam satu bulan kami bisa mengekspor sekitar 2.000 unit ke sana. Sudah empat bulan terhenti,” ujarnya.

Divisi hubungan masyarakat TMMIN, kepada Mobil123.com, mengatakan bahwa data ekspor kuartal satu belum selesai dihimpun, sehingga detailnya belum bisa diinformasikan. Ada pun data ekspor Januari-Februari 2018 adalah 29.485 unit atau turun 8,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu atau year on year.

Bob mengatakan bahwa hambatan ekspor ke Vietnam dapat sedikit diimbangi dengan kenaikan volume distribusi ke Filipina. Ia berharap pengapalan ke Vietnam bisa dilanjutkan lagi dalam beberapa bulan ke depan, antara Mei atau Juni.

“Isu mengenai technical document sudah selesai. Tinggal masalahnya adalah pelabuhan di sana karena mereka melakukan load by load checking. Pertanyaannya nanti, kapasitasnya cukup enggak. Jangan sampai kami menganti panjang, itu saja,” papar Bob.

Toyota, pada tahun ini, menargetkan untuk setidaknya kembali mengekspor mobil CBU dari Indonesia dengan volume yang sama dengan tahun lalu. Pada 2017, mereka menorehkan rekor ekspor terbesar yaitu 199.600 unit, naik 18 persen year on year. Tujuan ekspor mereka saat ini antara lain adalah Timur Tengah plus negara-negara Asia Tenggara. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual