Terios & Xenia Terbaru Diklaim Penuhi Syarat Dapat PPnBM 0% Permanen

Berita Otomotif

Terios & Xenia Terbaru Diklaim Penuhi Syarat Dapat PPnBM 0% Permanen

JAKARTA – Daihatsu Terios dan Xenia terbaru sementara ini tidak memenuhi syarat penerima Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) 0 persen permanen yang sedang dibahas pemerintah. Namun, sang pabrikan mengklaim sebaliknya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) sedang mengusulkan untuk mempermanenkan insentif pembebasan PPnBM yang diterima puluhan model baru di tengah pandemi Covid-19, tepatnya sejak Maret-Desember 2021. Namun, syarat terkait tingkat kandungan komponen lokal (TKDN) ditingkatkan lagi menjadi minimal 80 persen, dari saat ini 60 persen.

Ada 11 model yang memenuhi syarat TKDN 80 persen. Di antara nama-nama yang keluar dari daftar adalah Terios maupun All New Daihatsu Xenia. TKDN Terios ‘hanya’ 75,2 persen, sedangkan All New Xenia 79,2 persen.

All New Daihatsu Xenia

Menanggapi hal ini, Marketing and Corporate Planning Director PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menjelaskan angka TKDN yang tertera dalam Keputusan Menteri Perindustrian Nomor 1737 Tahun 2021 tersebut merupakan data yang mereka berikan sesuai hitungan-hitungan dari Kemenperin.

Namun, lanjut dia, pemerintah sudah menjalankan audit lanjutan terkait hal ini. Dua perusahaan, PT. Surveyor Indonesia dan PT. Sucovindo, ditunjuk sebagai auditor independen.

“Daihatsu diaudit oleh Surveyor Indonesia. Kami sudah mendapatkan laporan hasil audit yang ditujukan kepada ADM untuk seluruh produksi yang kami lakukan. Bisa saya katakan, baik Terios atau pun Xenia, (TKDN) semuanya sudah di atas 80 persen,” aku Amelia dalam konferensi pers virtual pada Kamis (16/12/2021).

Angka TKDN yang menjadi acuan kalau usulan PPnBM 0 persen permanen terkabul, menurutnya, adalah yang diberikan dua auditor independen. Bukan data awal berdasarkan hitung-hitungan dari pemerintah.

Daihatsu Terios

“Ya ini, Daihatsu suka low profile (rendah hati—Red). Mengakunya kecil, hasilnya lebih baik. Daripada kami mengakunya (TKDN) besar, tapi setelah diaudit kecil. Kami malu,” lontar dia.

Daihatsu, menurut dia, sangat mengapresiasi usulan Kemenperin untuk mempermanenkan PPnBM 0 persen dengan syarat TKDN 80 persen. Menurutnya, kebijakan ini jika terwujud akan menjadi program luar biasa.

“Pada dasarnya, Daihatsu akan mengikuti seluruh hal yang digariskan atau diberikan pemerintah, sesuai aturan yang dibuat,” pungkas Amelia. [Xan]

Cari mobil baru idaman di sini



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar