Teknologi Mobil Makin Canggih, Ancaman Hacker Jadi Perhatian

Berita Otomotif

Teknologi Mobil Makin Canggih, Ancaman Hacker Jadi Perhatian

WASHINGTON – Teknologi mobil yang makin canggih tentu menyenangkan dan memudahkan. Namun, pada saat bersamaan, potensi hacker (peretas) ‘masuk’ ke mobil juga muncul.

Ancaman peretasan kini tak hanya ada pada komputer, laptop, maupun gawai pintar (smartphone). Semakin banyak benda yang bisa terkoneksi dengan internet (Internet of Thing/IoT), makin beragam pula obyek ‘mainan’ para hacker.

Termasuk mobil. CEO and Co-Founder GuardKnoc Cyber Technologies Moshe Shlisel mengatakan mobil apa pun yang bisa terkoneksi dengan internet bisa diretas dengan berbagai macam skala.

“Semakin dalam keterlibatan sistemnya, semakin terkoneksi mobilnya, semakin Anda (pemilik kendaraan) terekspos,” kata dia kepada Detroit Free Press, seperti dikutip dari situs Car and Driver.

mobil berteknologi canggih

GuardKnoc Cyber Technologies merupakan perusahaan yang fokus melindungi kendaraan dari ancaman-ancaman semacam ini.

Sebagai bagian dari riset, mereka mengaku telah mencoba meretas banyak model mobil di berbagai lokasi.

“Saya bisa mengontrol setir Anda, mematikan dan menyalakan mesin, mengontrol rem, pintu, wipers, pun membuka serta menutup bagasi,” lanjut Shlisel.

Global Automotive Cybersecurity Report, sebuah laporan yang disusun oleh Upstream Security, beberapa waktu lalu memaparkan insiden-insiden peretasan mobil di Amerika Serikat pada 2020. Di antara kejadian itu adalah keberhasilan mengontrol armada-armada Tesla dengan mengeksploitasi kerapuhan mekanisme server pada sisi OEM.

Ada pula keberhasilan meraih kendali penuh terhadap jaringan korporat OEM dengan reverse-engineering pada unit kontrol telematik kendaraan dan menggunakan koneksi telematik untuk menginfiltrasi jaringan.

Mempekerjakan Hacker

Pabrikan-pabrikan otomotif pun sudah mulai berupaya melakukan berbagai langkah pencegahan peretasan kendaraan. Salah satunya adalah dengan membayar hacker untuk mencari titik lemah teknologi mobil dan mengeluarkan saran perbaikan.

mobil dengan teknologi canggih

Pada sebagian kasus, pabrikan otomotif bahkan menawarkan para hacker pekerjaan tetap. Ini terjadi pada dua hacker yang berhasil mengendalikan secara penuh Jeep Cherokee pada 2015.

Mereka kini malah bekerja untuk Cruise, anak perusahaan General Motors yang menggarap bidang pengemudian otonom.

Upstream Security merekomendasikan tiga cara agar pabrikan otomotif bisa membuat kendaraan canggih yang aman.

Tiga saran itu adalah mempertimbangkan isu keamanan saat mendesain tiap komponen; menciptakan solusi keamanan siber berlapis yang melibatkan dalam-kendaraan (in-vehicles), jaringan teknologi informasi, serta pertahanan keamanan komputasi awan; mengembangkan pusat operasi keamanan kendaraan untuk memonitor, mendeteksi, dan merespons secara cepat peretasan mobil konsumen. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar