Sistem Gerak Roda Belakang Jadi Kunci Kesuksesan Journey Kemerdekaan 3 Negara

Berita Otomotif

Sistem Gerak Roda Belakang Jadi Kunci Kesuksesan Journey Kemerdekaan 3 Negara

JAKARTA – Sistem penggerak roda belakang yang digunakan pada Toyota Kijang dan tentunya Avanza-Veloz rupanya menjadi salah satu kunci berhasilnya rombongan dalam melewati petualangannya di Journey Kemerdekaan 3 Negara.

Penggerak roda belakang diklaim Toyota mampu meminimalisir Kijang dan Avanza-Veloz slip saat melalui tanjakan tajam. Posisi roda gerak belakang ini sekaligus juga mendukung daya tahan komponen kaki-kaki, suspensi dan kuat untuk menahan beban berat.

“Dengan berbagai kelebihan yang dimiliki Toyota Avanza-Veloz, kami tidak mengalami kendala untuk menempuh perjalanan pulang pergi sejauh 3.000 km lebih dari 30 jam. Kehandalan low MPW Toyota Avanza Veloz memang telah teruji pada perjalanan ini,” kata Didy Soenardy, Ketua Umum Velozity.

Tak hanya itu, Toyota Avanza Veloz juga memiliki desain body berkonsep Unibody atau sistem semi-monokok yang digabung dengan subframe. Desain body ini menggunakan ladderframe dari bagian tengah ke depan, kemudian menggunakan sasis monokok dari tengah ke belakang. Desain Unibody ini memberikan kemampuan lebih kepada Avanza-Veloz dalam menahan beban berat, termasuk untuk 7 penumpang.

Avanza Veloz memang terbilang berbeda dengan para kompetitornya. Mobil di segmen yang sama saat ini umumnya lebih memilih untuk menggunakan sistem penggerak roda depan dan body telah menggunakan konsep monokok. Selain Avanza dan Avanza Veloz, yang menggunakan sistem roda penggerak roda belakang di segmen ini hanyalah Wuling Confero dan Confero S.

Baca juga : Wuling Confero S Berpenggerak Roda Belakang, Ini Plus-Minusnya

Sementara itu, low MPV lain seperti Mitsubishi Xpander lebih memilih untuk menggunakan sistem penggerak roda depan. Faktor kenyamanan disebut menjadi salah satu keunggulan dari sistem penggerak roda depan.

Avanza Veloz merupakan salah satu model andalan Toyota disegmen low MPV. Mobil yang dijual dengan harga mulai dari Rp 213,8 juta hingga 236,5 juta ini dilengkapi dengan mesin berkapasitas 1.300cc dan 1.500 cc. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual