Puluhan Ribu Jeep Wrangler dan Gladiator Direcall, Berikut Rincian Kerusakannya

Berita Otomotif

Puluhan Ribu Jeep Wrangler dan Gladiator Direcall, Berikut Rincian Kerusakannya

TOLEDO - Jeep terpaksa merecall 2 model andalannya yakni Jeep Wrangler dan Jeep Gladiator karena ada masalah pada sistem transmisi manualnya.

Jeep baru saja mengumumkan akan melakukan perbaikan massal atau recall terhadap 42.887 unit Wrengler dan Gladiator. Dan recall dilakukan khusus untuk unit dengan transmisi manual 6-kecepatan. 

Secara detail disebutkan bahwa bagian dari transmisi manual  bermasalah adalah pada clutch pressure plate yang mudah patah. Suhu pada part yang di Indonesia akrab disebut dekrup kopling ini bisa patah saat bekerja karena suhunya terlalu panas.

Dalam penyelidikan diketahui penyebab masalah ini juga terkait dengan software. Jadi selain penggantian kit komponen kopling, perbaikan juga akan dilakukan pada software update.

Pihak Jeep menyebutkan bahwa teknisi akan menambahkan kemampuan software untuk mengurangi besaran torsi mesin saat suhu kopling naik ke tingkat yang berpotensi akan merusak komponen. Dan perbaikan disebutkan akan dimulai pada 19 Maret 2021.  

Untuk diketahui, clutch pressure plate memiliki posisi menempel atau dibaut dengan flywheel atau akrab disebut roda gila. Yang kemudian terhubung ke ujung belakang crankshaft atau kruk as.

Puluhan Ribu Jeep Wrangler dan Gladiator Direcall
Part ini menjadi bagian penting dari mekanisme sistem transmisi sebagai pentransfer output atau tenaga mesin dan berakhir untuk menggerakkan roda. Jika salah satu part dalam sistem ini bermasalah termasuk clutch pressure plate tentu mobil tidak bisa berjalan.

Jeep Wrangler dan Gladiator dengan transmisi manual ini biasa digunakan oleh offroader. Jika dalam kondisi bekerja berat melibas jalan non aspal, tentu clutch pressure plate akan cepat panas dan menjadi sangat rentan untuk sewaktu-waktu patah.

Jika rusak, hal ini juga akan menyebabkan plat kopling patah. Lainnya, karena panas clutch pressure plate ada kemungkinan dapat memicu kebakaran, namun disebutkan risiko tersebut sangat kecil.

Para pemilik sejatinya bisa mengidentifikasi kerusakan clutch pressure plate ini. Yang paling mudah adalah akan tercium bau kopling terbakar, jika ini terjadi sebaiknya hentikan perjalanan dan segera menghubungi dealer Jeep.

The National Highway Traffic Safety Administration(NHTSA) atau Administrasi Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat mengatakan bahwa Jeep telah melaporkan ada satu kecelakaan terjadi karena masalah ini. Beruntung tidak ada penumpang yang dilaporkan cedera pada kejadian tersebut.

Jeep merinci bahwa dari total recall keseluruhan, 36.692 unit Wrengler terdampak adalah produksi 23 Agustus 2017 hingga 22 Januari 2021. Sementara sisanya 6.195 unit Gladiator yang diproduksi 21 Desember 2018 hingga 22 Januari 2021.

Di Indonesia, Jeep Gladiator baru saja diluncurkan oleh DAS Motor Indonesia dengan harga RP 1.98 miliar. Namun khusus di Indonesia tidak dihadirkan varian dengan transmisi manual, hanya ditawarkan Gladiator dengan transmisi otomatis 8-kecepatan saja. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar