Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Mobil Listrik Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia sampai Juni 2025 sudah 274 Ribu Unit Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia sampai Juni 2025 sudah 274 Ribu Unit Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 27 August 2025 12:24 JAKARTA – Populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga Juni 2025 tercatat sudah mencapai lebih dari 274 ribu unit. Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (Imatap) Kementerian Perindustrian Mahardi Tunggul Wicaksono, populasi kendaraan listrik di Indonesia sampai dengan semester satu 2025 telah menyentuh 274.802 unit. Data diambil dari SRUT Kementerian Perhubungan per tanggal 24 Juni 2025. “Ini terdiri antara lain dari kendaraan listrik roda empat (mobil listrik) sebanyak 77.227 unit dan kendaraan listrik roda dua (motor listrik) sebanyak 196.051 unit,” kata dia dalam Diskusi Forwin (Forum Wartawan Industri) bertajuk ‘Polemik Insentif BEV Impor’ pada Senin (25/8/2025) di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta. Artikel terkait Tak Cuma Subsidi, Ini Daftar Panjang Insentif Motor Listrik dan Mobil Listrik Berita Otomotif 07 March 2023 Insentif Kendaraan Listrik, Lebih Oke Potongan Pajak atau Subsidi Duit? Mobil Listrik 05 October 2023 Sebelum Pandemi, Blue Bird Berencana Punya 15 Ribu Taksi Listrik pada 2025 Berita Otomotif 02 November 2020 Adapun populasi bus listrik di Indonesia hingga Juni 2025 hanya 638 unit. Di bawahnya ada kendaraan roda tiga listrik sebanyak 617 unit plus kendaraan komersial listrik 266 unit. Dari penjelasan di atas, bisa dilihat bahwa populasi kendaraan listrik yang terbanyak adalah motor listrik, dengan komposisi 71,34 persen sampai dengan pertengahan 2025. Selisihnya cukup jauh ketimbang jumlah mobil listrik di jalan yang hanya berkontribusi 28,1 persen dari total populasi kendaraan listrik. Jumlah bus listrik, kendaraan roda tiga listrik, maupun kendaraan komersial listrik malahan tak sampai 1 persen. Lebih lanjut, Tunggul menjelaskan bahwa sejauh ini sudah ada 66 pabrikan motor listrik plus kendaraan roda tiga listrik yang sudah berinvestasi untuk perakitan lokal di Tanah Air. Jumlahnya lagi-lagi jauh lebih banyak ketimbang pabrikan mobil listrik dan bus listrik sebanyak masing-masing 9 pabrikan dan tujuh pabrikan. “Total investasi mereka semua sudah mencapai Rp5,6 triliun,” ujar Tunggul. Semua perkembangan itu, menurut dia, tak bisa dilepaskan dari berbagai insentif yang diberikan melalui program Percepatan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Bagi mobil listrik yang sudah dirakit di dalam negeri dengan komponen minimal 40 persen, misalnya, diberikan antara lain PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) 0 persen, PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 2 persen, pembebasan dari PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), maupun pembebasan dari aturan ganjil-genap di Jakarta. Lalu, ada pula insentif mobil listrik impor (CBU/completely built up) yang memberikan komitmen investasi perakitan lokal. Insentif ini diberikan sejak akhir 2023 hingga 31 Desember 2025, dengan kewajiban perakitan lokal antara Januari 2026-Desember 2027. Bentuk insentif mobil listrik CBU ialah pembebasan bea masuk, PPnBM 0 persen, pembebasan PKB dan BBNKB, juga pembebasan dari ganjil-genap. Dari insentif ini, sudah terkumpul komitmen investasi tambahan bernilai total Rp15 triliun. Adapun insentif bagi motor listrik misalnya subsidi harga Rp7 juta dari pemerintah yang diberikan pada 2023 dan 2024. Kelanjutan subsidi motor listrik pada 2025 sendiri hingga kini masih dibahas. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait populasi kendaraan listrik 2025 populasi mobil listrik 2025 populasi motor listrik 2025 insentif mobil listrik insentif motor listrik subsidi motor listrik Cetak Insan Akbar Reporter Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri. Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
Populasi Kendaraan Listrik di Indonesia sampai Juni 2025 sudah 274 Ribu Unit Mobil Listrik Insan Akbar https://www.mobil123.com/authors/779/insan-akbar | 27 August 2025 12:24 JAKARTA – Populasi kendaraan listrik di Indonesia hingga Juni 2025 tercatat sudah mencapai lebih dari 274 ribu unit. Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (Imatap) Kementerian Perindustrian Mahardi Tunggul Wicaksono, populasi kendaraan listrik di Indonesia sampai dengan semester satu 2025 telah menyentuh 274.802 unit. Data diambil dari SRUT Kementerian Perhubungan per tanggal 24 Juni 2025. “Ini terdiri antara lain dari kendaraan listrik roda empat (mobil listrik) sebanyak 77.227 unit dan kendaraan listrik roda dua (motor listrik) sebanyak 196.051 unit,” kata dia dalam Diskusi Forwin (Forum Wartawan Industri) bertajuk ‘Polemik Insentif BEV Impor’ pada Senin (25/8/2025) di Gedung Kementerian Perindustrian, Jakarta. Artikel terkait Tak Cuma Subsidi, Ini Daftar Panjang Insentif Motor Listrik dan Mobil Listrik Berita Otomotif 07 March 2023 Insentif Kendaraan Listrik, Lebih Oke Potongan Pajak atau Subsidi Duit? Mobil Listrik 05 October 2023 Sebelum Pandemi, Blue Bird Berencana Punya 15 Ribu Taksi Listrik pada 2025 Berita Otomotif 02 November 2020 Adapun populasi bus listrik di Indonesia hingga Juni 2025 hanya 638 unit. Di bawahnya ada kendaraan roda tiga listrik sebanyak 617 unit plus kendaraan komersial listrik 266 unit. Dari penjelasan di atas, bisa dilihat bahwa populasi kendaraan listrik yang terbanyak adalah motor listrik, dengan komposisi 71,34 persen sampai dengan pertengahan 2025. Selisihnya cukup jauh ketimbang jumlah mobil listrik di jalan yang hanya berkontribusi 28,1 persen dari total populasi kendaraan listrik. Jumlah bus listrik, kendaraan roda tiga listrik, maupun kendaraan komersial listrik malahan tak sampai 1 persen. Lebih lanjut, Tunggul menjelaskan bahwa sejauh ini sudah ada 66 pabrikan motor listrik plus kendaraan roda tiga listrik yang sudah berinvestasi untuk perakitan lokal di Tanah Air. Jumlahnya lagi-lagi jauh lebih banyak ketimbang pabrikan mobil listrik dan bus listrik sebanyak masing-masing 9 pabrikan dan tujuh pabrikan. “Total investasi mereka semua sudah mencapai Rp5,6 triliun,” ujar Tunggul. Semua perkembangan itu, menurut dia, tak bisa dilepaskan dari berbagai insentif yang diberikan melalui program Percepatan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai (KBLBB). Bagi mobil listrik yang sudah dirakit di dalam negeri dengan komponen minimal 40 persen, misalnya, diberikan antara lain PPnBM (Pajak Penjualan Barang Mewah) 0 persen, PPN (Pajak Pertambahan Nilai) 2 persen, pembebasan dari PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) dan BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor), maupun pembebasan dari aturan ganjil-genap di Jakarta. Lalu, ada pula insentif mobil listrik impor (CBU/completely built up) yang memberikan komitmen investasi perakitan lokal. Insentif ini diberikan sejak akhir 2023 hingga 31 Desember 2025, dengan kewajiban perakitan lokal antara Januari 2026-Desember 2027. Bentuk insentif mobil listrik CBU ialah pembebasan bea masuk, PPnBM 0 persen, pembebasan PKB dan BBNKB, juga pembebasan dari ganjil-genap. Dari insentif ini, sudah terkumpul komitmen investasi tambahan bernilai total Rp15 triliun. Adapun insentif bagi motor listrik misalnya subsidi harga Rp7 juta dari pemerintah yang diberikan pada 2023 dan 2024. Kelanjutan subsidi motor listrik pada 2025 sendiri hingga kini masih dibahas. [Xan] ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Tag Terkait populasi kendaraan listrik 2025 populasi mobil listrik 2025 populasi motor listrik 2025 insentif mobil listrik insentif motor listrik subsidi motor listrik
Tak Cuma Subsidi, Ini Daftar Panjang Insentif Motor Listrik dan Mobil Listrik Berita Otomotif 07 March 2023
Insentif Kendaraan Listrik, Lebih Oke Potongan Pajak atau Subsidi Duit? Mobil Listrik 05 October 2023
Sebelum Pandemi, Blue Bird Berencana Punya 15 Ribu Taksi Listrik pada 2025 Berita Otomotif 02 November 2020
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...