Pabrikan Mobil ini Pamer Prototipe Ventilator untuk Pasien Covid-19 Ciptaannya

Berita Otomotif

Pabrikan Mobil ini Pamer Prototipe Ventilator untuk Pasien Covid-19 Ciptaannya

NEW YORK - Pabrikan mobil listrik Tesla tunjukkan prototipe ventilator pernafasan ciptaan mereka untuk pasien Covid-19.

Beberapa pabrikan mobil dunia dalam beberapa minggu belakangan berkomitmen membantu membuat peralatan medis untuk pasien Covid-19. Ini tak lain karena semakin banyaknya korban yang harus dirawat dan tentu membuat pihak rumah sakit kewalahan karena salah satunya kekurangan peralatan medis. 

Pabrikan-pabrikan mobil tersebut bergerak untuk membuat masker, masker platik pelindung wajah hingga air purifier serta ventilator pernafasan. Dan karena memiliki tingkat kebutuhan serta kesulitan yang cukup tinggi, membuat ventilator pernafasan menjadi tantangan tersendiri bagi pabrikan mobil. 

Progres terbaru dating dari Tesla Inc yang telah menunjukkan prototipe ventilator pernafasan mereka. Insinyur Tesla memaparkan hasil karyanya untuk kemanusiaan ini dan menyatakan ventilator mereka sangat bergantung pada suku cadang yang ada di mobil buatan Tesla. Karenanya mereka optimis bisa melakukan produksi dengan cepat.

"Memang masih banyak pekerjaan harus dilakukan, tapi kami akan memberikan yang terbaik," ujar salah satu insinyur Tesla tanpa menyebutkan kapan tenggat waktu produksi yang akan mereka lakukan.

Pembuatan ventilator pernafasan oleh Tesla ini tak lepas dari keinginan kuat sang CEO, Elon Musk untuk berperan aktif membantu menghadapi pandemic Corona. Bos nyentrik ini 2 minggu lalu sempat mengatakan rencana mereka membuka kembali pabrik mereka di New York untuk memproduksi ventilator.

Musk juga mengatakan pada tanggal 31 Maret 2020 bahwa Tesla berencana memasok ventilator yang telah disetujui FDA (Food and Drug Administration) gratis ke rumah sakit di Amerika Serikat.

"Biaya perangkat dan pengiriman gratis. Satu-satunya persyaratan adalah bahwa ventilasi dibutuhkan segera untuk pasien, bukan hanya disimpang di gudang. Tolong berita tahu saya atau @Tesla (jika membutuhkan)," cuitan Musk di akun Tweeternya saat itu.

Sayangnya, seperti dilaporkan Financial Times, ventilator yang saat ini telah disumbangkan oleh Musk ke rumah sakit di New York sejatinya bukan untuk kebutuhan ruang ICU. Ini karena spesifikasi dan jenisnya merupakan mesin Bilevel Positive Airway Pressure yang biasa digunakan untuk pengobatan sleep apnea atau gangguan tidur serius di mana pernapasan sering berhenti selama tidur.

Namun demikian FDA baru-baru ini menyetujui penggunaan alat tersebut sebagai alternatif jika terjadi kekurangan ventilator. Dan mudah-mudahan apa yang baru saja dipamerkan insinyur Tesla pada video berikut ini merupakan ventilator dengan spesifikasi tepat untuk membantu pasien Covid-19.

 

[Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar