Tesla Siap Sumbang Ventilator Gratis Ke Rumah Sakit untuk Bantu Pasien Covid-19

Berita Otomotif

Tesla Siap Sumbang Ventilator Gratis Ke Rumah Sakit untuk Bantu Pasien Covid-19

CALIFORNIA - Pabrikan mobil listrik Tesla siap berikan secara cuma-cuma alias gratis ventilator pernafasan gratis kepada Rumah Sakit di Amerika Serikat yang sedang merawat pasien Covid-19

Elon Musk, Chief Executive Tesla menyampaikan langsung hal ini lewat akun Twiteer pribadinya pada Selasa (31 Maret 2020). Big boss nyentrik ini mengatakan bahwa Tesla punya banyak ventilator pernafasan dan telah lolos standar Food and Drug Administration (FDA), Ia menyatakan siap memberikan ke rumah sakit yang membutuhkan secara gratis.  

"Biaya perangkat dan pengiriman gratis. Satu-satunya persyaratan adalah bahwa ventilasi dibutuhkan segera untuk pasien, bukan hanya disimpang di gudang. Tolong berita tahu saya atau @Tesla (jika membutuhkan)," cuitan Musk di akun Tweeternya.

Musk atau Tesla sendiri tidak menyebutkan berapa jumlah ventilator yang telah disiapkan. Mereka juga tidak menyebut bagaimana perusahaan akan memberikan prioritas pemberian ventilator.

Perkembangan soal pengadaan ventilator pernafasan oleh Tesla memang menarik untuk disimak selama beberapa minggu belakangan seiring dengan mewabahnya Corona di Amerika Serikat. Musk sendiri sekitar 2 minggu lalu mengatakan bahwa Tesla bisa dengan mudah membuat ventilator. Kemudian beberapa hari kemudian Ia mengatakan Tesla telah membeli ventilator dengan jumlah banyak dari Cina.

Seiring dengan makin meluasnya wabah Corona, Pemerintah di seluruh dunia termasuk Indonesia memberikan himbauan pada pabrikan mobil serta perusahaan penerbangan untuk membantu pengadaan atau pembuatan ventilator dan alat kesehatan lainnya.

Pabrikan mobil dan dirgantara di Amerika Serikat juga wilayah Eropa sudah mulai merespon. Banyak dari mereka menyatakan siap untuk membantu.

Di Amerika Serikat, awal pekan ini, Ford mengatakan akan memproduksi 50.000 unit ventilator selama 100 hari ke depan di pabrik di Michigan. Mereka  bekerja sama dengan unit kesehatan General Electric dan akan melakukan produksi  30.000 unit ventilator per bulan sesuai kebutuhan untuk merawat pasien Covid-19.

Sementara di Inggris, terbentuk konsorsium beranggotakan pabrikan mobil, tim balap F1 hingga pabrikan pesawat dibentuk guna membantu pemerintah setempat yang membutuhkan ventilator. Untuk diketahui, kondisi penyebaran Corona di Inggris cukup hebat, bahkan telah menginfeksi keluarga Kerajaan seperti Ratu Elisabeth dan Pangeran Charles serta Perdana Menteri mereka Boris Johnson. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar