Nissan Agresif Hadirkan 8 Mobil Listrik Baru Hingga 2022

Berita Otomotif

Nissan Agresif Hadirkan 8 Mobil Listrik Baru Hingga 2022

YOKOHAMA – Nissan mengumumkan rencana agresif meluncurkan delapan mobil listrik murni di pasar global hingga tahun fiskal 2022, yang berakhir pada Maret 2023.

Serangan produk-produk baru tersebut, seperti dijelaskan dalam keterangan resmi yang diterima Mobil123.com pada Kamis (29/3/2018), adalah salah satu poin di dalam rencana jangka menengah ‘Nissan M.O.V.E 2022’. Tujuan finalnya ialah mencapai target penjualan sejuta unit mobil listrik murni maupun mobil hibrida e-Power di akhir periode tersebut.

 Nissan juga ingin meningkatkan pendapatan tahunan sebesar 30 persen menjadi 16,5 triliun yen atau Rp 2,12 kuadriliun pada akhir tahun fiskal 2022. Margin laba ditargetkan sebanyak 8% dari operasi inti dan cumulative free cash flow sebesar 2,5 triliun yen atau Rp 322,44 triliun.

“Strategi produk dan teknologi kami didedikasikan untuk memosisikan Nissan sebagai yang terdepan di bidang otomotif, teknologi, dan evolusi bisnis. Kami berupaya fokus dalam menyampaikan Nissan Intelligent Mobility yang mencakup tiga elemen inti mengenai elektrifikasi kendaraan yaitu teknologi mobil otonom, konektivitas, dan layanan mobilitas baru,” kata Chief Planning Officer Nissan Motor Corporation Phillipe Klein.

Mobil Listrik Murah di Cina
Cina menjadi pasar paling disorot dalam serangan mobil listrik Nissan empat tahun ke depan. Pabrikan ini bakal meluncurkan mobil listrik di segmen C yang didasarkan atas Leaf, tapi dijual dengan merek berbeda di ‘Negeri Tirai Bambu'.

Produk lainnya di negara komunis itu ialah sport utility vehicle (SUV) listrik berbanderol terjangkau. Model ini nantinya dibuat oleh eGT New Energy Automotive, perusahaan patungan aliansi Renaut-Nissan dengan partner lokal Dongfeng Sokon. Mereka akan mengembangkannya dari platform sebuah SUV di segmen A yang tidak disebutkan namanya.

Nissan kelak juga meluncurkan satu crossover listrik bagi pasar global. Model konsepnya, IMx, sudah dipamerkan di Tokyo Motor Show 2017.

Pada tahun fiskal 2021, merek premium Nissan yaitu Infiniti bakal pula meluncurkan varian mobil listrik. Nissan pun berniat mengaspalkan kei car listrik bagi pasar Jepang di masa mendatang.

Berbicara soal mobil otonom, Nissan berencana menanamkan fitur ProPilot yang kini sudah ada di Leaf maupun Serena pada 20 model di 20 negara hingga 2022. Perusahaan yang sempat mengalami krisis pada akhir 1990-an itu berambisi pula mengoneksikan seluruh mobil Nissan, Infiniti, hingga Datsun di pasar-pasar utama melalui teknologi Alliance Connected Cloud pada tahun tersebut. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual